Berita HSS

Jembatan Gantung di Padang Batung HSS Ambruk, Dinas PUTR Janji Segera Lakukan Perbaikan

Dinas PUTR HSS berjanji segera meakukan perbaikan jembatan gantung di Padang Batung HSS yang Ambruk

Tayang:
Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
Kades Durian Rabung untuk Banjarmasin Post
Kondisi jembatan gantung penghubung Durian Rabung Kecamatan Padang Batung -Hambu Hulu Kecamatan Kandangan, yang ambruk dengan kondisi miring. Saat ini jembatan tersebut tak bisa dilewati lagi. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - DInas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) telah melakukan pemantauan langsung jembatan gantung yang ambruk Durian Rabung Kecamatan Padang Batung.

Kepala Bidang Bnia Marga, Isnaniah mengatakan, pemantauan dilaksanakan Kamis kemarin. Namun, pihaknya belum bisa membangun jembatan baru karena belum masuk dalam APBD HSS 2021.

“APBD HSS 2021 sudah disahkan. Jadi untuk mengatasinya, segera dilakukan perbaikan sementara,”kata Isnania saat dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, Jumat (1/1/2021) .

DIapun belum bisa memastikan penganggaran berikutnya apakah bisa diakomodasi pada APBD Perubahan 2021 nanti.

“Akan kami koordinasikan dulu, mengingat APBD 2021 telah ditetapkan,”katanya.

Mski demikian, Dinas PU kata Isnaniah menargetkan minggu depan perbaikan sementara jembatan yang ada sudah dimulai.

“Mudah-mudahan tak ada kendala,”katanya.

Baca juga: Jembatan Gantung di Padang Batung HSS Ambruk, Anak Sekolah Terpaksa Naik Rakit

Baca juga: Sungai Meluap, Jembatan Gantung Desa Marias Balangan Terendam, Warga Tak Berani ke Kebun

Baca juga: Jembatan Gantung Ambruk di Desa Sungsum Balangan Kalsel, Mata Pencaharian Warga Terdampak

Sementara itu, Kades Durian Rabung Ahmad Sarbini menuturkan, sebenarnya perbaikan jembatan ini sudah diusukan perbaikannya oleh dua desa, yaitu Durian Rabung dan Jambu Hulu, awal 2019 lalu lewat Musrenbang tingkat kecamatan.

Dijelaskan jembatan ambruk diperkirakan karena bencana alam, yaitu tiang pancang yang sering diterpa angina kecang.

“Angin kencang ini membuat tiang pancang patah, sehingga tak seimbang lagi saat menahan beban. Mingu-minggu ini cuaca ektrem menimbulkan berbagai dampak di wilayah Padang Batung. Seperti seringnya pohon tumbang, bahkan ada yang menimpa rumah warga,”katanya.

Atas nama masyarakat, Kades berharap, pembangunan kembali jembatan ini cepat direalisasi dan mendapat proiritas karena sanat dibutuhkan banyak orang. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved