Breaking News:

Berita Banjarmasin

Jelang Berakhirnya Operasi Lilin 2020, Begini Catatan Polda Kalsel Selama Pengamanan Nataru

Operasi Lilin 2020 yang dilaksanakan Polda Kalsel dalam rangka pengamanan Hari Raya Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 akan berakhir besok

Instagram @humaspoldakalsel
Barisan aparat gabungan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021 di Banjarmasin. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sudah dimulai kurang lebih sejak dua pekan lalu, Operasi Lilin 2020 yang dilaksanakan Polda Kalsel dalam rangka pengamanan Hari Raya Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 akan berakhir besok, Senin (4/1/2021).

Meski secara resmi baru akan berakhir besok, namun masa-masa krusial saat Hari Raya Natal dan malam pergantian tahun baru sudah dilalui.

Karo Ops Polda Kalsel, Kombes Pol Moch Noor Subchan menyatakan secara umum tidak ada hal yang menonjol pada situasi momen Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020/2021 di Kalsel.

"Ya prinsipnya Alhamdulillah situasi Natal dan tahun baru tidak ada yang menonjol semua dilalui seperti yang diharapkan," kata Subchan dikonfirmasi, Minggu (3/1/2021).

Baca juga: 1184 Personil Polda Kalsel Naik Pangkat, Lima Perwira AKBP Kini Berpangkat Kombes

Baca juga: VIDEO Tempat Kumpul Ditutup, Ini Imbauan Kapolda Kalsel

Dijelaskannya, hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada momen Natal dan tahun baru seperti penyisiran oleh kelompok atau organisasi masyarakat selain aparat keamanan dan aparat pemerintah tidak terjadi tahun ini.

Selain itu, secara umum kepatuhan masyarakat Kalsel terhadap imbauan untuk tidak membuat kerumunan demi menjaga terlaksanakanya protokol kesehatan saat merayakan malam pergantian malam tahun baru dinilai sudah cukup baik.

"Secara general kan Natal dan tahun baru tidak ada kerumunan, tidak ada sweeping, tidak ada hal-hal yang tahun kemarin ada kan tahun sekarang tidak ada," terangnya.

Karena itu, Kapolda Kalsel kata Subchan berterimakasih atas kepatuhan serta sikap proaktif masyarakat Kalsel yang mendukung pemerintah dan tugas yang dilaksanakan aparat keamanan.

Adanya langkah pengamanan yang berbeda di pergantian tahun 2020/2021 dibanding tahun-tahun sebelumnya menurutnya tentu dilakukan mengingat Indonesia termasuk Kalsel saat ini masih berada dalam ancaman risiko penularan Covid-19.

Meski secara umum dinilai kondusif, namun diakui Subchan masih ada kejadian kriminalitas terkait penyakit masyarakat yang terjadi di masa libur Natal dan tahun baru kali ini.

Yaitu adanya dua kasus kekerasan yang menimbulkan korban masing-masing pada Sabtu (28/12/2020) di salah satu hotel di Banjarmasin dan pada Jumat (1/1/2021) dini hari di Jalan Pasar Lama Laut, Banjarmasin, Kalsel.

Namun menurut Subchan perkara tersebut tidak terkait langsung dengan Natal dan tahun baru melainkan terkait faktor penyakit masyarakat.

Baca juga: Polda Kalsel Tak Beri Izin Keramaian Tahun Baru, Warga yang Menolak Dibubarkan Akan Diperiksa

"Itu kan masalah lain, bahwa di Banjarmasin juga tidak steril dengan penyakit masyarakat," kata Subchan.

Sebelumnya, Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2020 yang melibatkan ribuan personel gabungan baik dari Polda Kalsel, Korem 101/Antasari maupun dari Pemerintah Daerah dihadiri oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto, Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah dan pihak terkait, Senin (21/12/2020). (banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody) 
 

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved