Breaking News:

Berita Kalteng

Masih Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya Tindak 5.000 Pelanggar Protokol Kesehatan

Penertiban Protokol Kesehatan melalui Operasi Yustisi terus dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

banjarmasinpost.co.id/faturahman
Pelanggar Protokol Kesehatan terjaring Operasi Yustisi dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 dikenakan sanksi agar sadar tertib dalam penerapan Protokol Kesehatan bagi warga Palangkaraya. 

Editor : Hari Widodo
 
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Untuk menekan penularan virus Covid-19, Penertiban Protokol Kesehatan melalui Operasi Yustisi terus dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Penegakan aturan melalui Peraturan Wali Kota Palangkaraya, dengan mengenakan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan pun tegas dilakukan petugas.

Apalagi pantauan hingga, Minggu (3/1/2021) masih saja ada saja warga Palangkaraya yang ketika berada di luar rumah masih saja tampak ada yang tidak mengenakan masker dan tidak mentaati Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan melalui Perwali setempat.

Berdasarkan informasi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya, sudah sebanyak, 5.000 lebih pelanggar Prorokol Kesehatan lebih sejak awal penerapan Perwali tentang kewajiban penerapan Protokol Kesehatan terjaring operasi yustisi dan dikenakan sanksi.

Baca juga: Tetap Lakukan Operasi Yustisi di Akhir Tahun, Petugas Imbau Warga Banjarmasin di Rumah Saja 

Baca juga: Terjaring Operasi Yustisi di Kelumpang Hulu Kotabaru, Dua Pemuda Ini Kedapatan Bawa Sajam

Baca juga: 52 Warga Palangkaraya Kena Sanksi Saat Terjaring Operasi Yustisi Jelang Malam Tahun Baru

Ada sebanyak 1.404 pelanggar yang kena sanksi administrasi dengan membayar denda Rp100 ribu perorang.

Ada juga pelaku usaha yang membayar denda Rp 5 juta yang sanksi pelanggaran tersebut masuk dalam kas daerah. Juga ada 3.099 pelanggar memilih kerja sosial.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya, Emi Abriyani mengatakan, penegakan protokol kesehatan yang didalamnya memuat sanksi, terus dijalankan sembari memberikan edukasi terkait pentingnya upaya bersama memutus mata rantai Penyebaran Covid-19.

Baca juga: Jelang Pergantian Tahun 2021, Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Palangkaraya Semakin Masif

Emi menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan ketaatan terhadap Protokol Kesehatan kepada warga Palangkaraya.

" Satgas tidak henti-hentinya mengingatkan pentingnya menerapkan prokes.Seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan,”ujar Emi Abriani.

(banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved