Breaking News:

Berita Balangan

Pascapelantikan Bupati Balangan Terpilih Nyatakan Siap Lanjutkan Kerja Sama BPJS Kesehatan

Abdul Hadi menyampaikan pihaknya berencana melanjutkan kerjasama dengan BPJS Kesehatan sebagaimana yang sudah berjalan

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Calon Bupati Balangan, Abdul Hadi didampingi Wakil Calon Bupati Balangan,Supiani. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Menyusul berakhirnya  BPJS Kesehatan Gratis dengan Pemkab Balangan, pada Januari dan Februari ke depan, masyarakat tak lagi bisa menikmati layanan kesehatan tersebut. 

Namun pelayanan BPJS Kesehatan tetap bisa dirasakan dengan catatan pengguna BPJS Kesehatan mengganti segmen ke mandiri. Dalam artian membayar iuran dan premi secara pribadi, bukan lagi dibayarkan oleh pemerintah menggunakan dana APBD. 

Pemutusan kerja sama ini juga disayangkan oleh Bupati Balangan terpilih Pilkada Serentak 2020, Abdul Hadi

 Apalagi saat ia menjabat nantinya, pada 2021 masih menjalankan RPJMD yang sudah ditetapkan oleh pejabat sebelumnya. Termasuk pada pelayanan BPJS. 

Baca juga: Sebanyak 800 Pelaku IKM Makanan dan Minuman di Kalsel Telah Ajukan Sertifikat Halal

Baca juga: Memasuki Tahun Baru 2021, Ribuan Personel Polri se Kalteng Naik Pangkat

Baca juga: Sasar Pertokoan di Cempaka Banjarbaru, Petugas Polsek Banjarbaru Timur Imbau Protokol Kesehatan

Sebelumnya, Bupati Balangan, Ansharuddin saat dikonfirmasi awak media perihal lanjutan kerja sama dengan BPJS Kesehatan, ia menjelaskan memang tidak menandatangani kontrak kerja sama atau MoU tersebut. 

Pasalnya, Ansharuddin merasa tidak berwenang lagi untuk melanjutkan. Apalagi sistem pelayanan kesehatan yang berbeda akan diterapkan oleh bupati terpilih yakni Abdul Hadi

Perihal informasi tersebut, terpisah, Abdul Hadi menyampaikan pihaknya berencana melanjutkan kerjasama dengan BPJS Kesehatan sebagaimana yang sudah dilakukan oleh Ansharuddin.

Namun ucap Abdul Hadi, secara tekhnis masih belum ditetapkan jenis kerjasama seperti apa. Entah kembali menggunakan layanan UHC atau memilih masyarakat tidak mampu yang mendapatkan pelayanan gratis. 

"Visi misi kami pada pelayanan kesehatan masyarakat Balangan memang cukup menggunakan KTP/KK dan itu perlu waktu. Tidak serta merta pasangan HAS (H Abdul Hadi - Supian bisa menerapkannya," ucap Abdul Hadi, Minggu (3/1/2020).

Sebutnya, apa yang telah dijanjikan kepada masyarakat tentang pelayanan kesehatan akan diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam FPJMD dan itu perlu waktu tiga hingga enam bulan. Ditambah lagi perlu adanya kajian pada kabupaten yang sudah menerapkan. 

"Dalam menjalankan visi misi kami ke depan tentunya perlu proses. Sehingga pada masa proses itu mau tidak mau kami akan menandatangani kontrak perpanjangan pelayanan kesehatan gratis dengan BPJS Kesehatan sambil menyiapkan pola yang baru," ucap Abdul Hadi

Mengenai hal itu pula, Abdul Hadi juga memberi tanggapan sebagai warga Balangan. 

Sementara waktu, karena perpanjangan kerjasama Pemkab Balangan dengan BPJS Kesehatan berakhir, maka mengubah segmentasi menjadi mandiri pun diterapkan. Dalam artian, dua bulan ke depan, dibayar masing-masing. Kemudian setelah ia dilantik pada Februari mendatang, akan diupayakan untuk kembali perpanjangan. 

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved