Berita Banjarbaru

Bupati Banjar Siap Divaksin Pertama, Paman Birin : Tergantung Nanti

Gubernur Kaliman Selatan Sahbirin Noor belum memastikan diri menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid 19 di Kalsel.

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Kolase Banjarmasinpost
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. (kanan), Bupati Banja H Khalilurrahman. 

Editor : Hari Widodo
 
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Gubernur Kaliman Selatan Sahbirin Noor belum memastikan diri menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid 19 di Kalsel.

Hal itu disampaikannya Senin (4/1/2021) usai penyerahan bantuan sosial di Setdaprov Kalsel.

Pada kesempatan itu ia belum memastikan diri untuk disuntik pertama kali.

"Oh tergantung nanti," ujarnya.

Baca juga: Pastikan Vaksin Covid-19 Aman, Bupati HSU Nyatakan Siap Jalani Vaksinasi

Baca juga: Jelang Kedatangan Vaksin Covid-19, Dinkes HSU Siapkan Tempat Penyimpanan

Baca juga: Ganjar Pranowo Cari Relawan 10 Kiai untuk Disuntik Vaksin Covid-19

Sementara Kadinkes Kalsel, Muslim mengatakan Gubernur Kalsel kemungkinan siap untuk disuntik vaksin pertama kali.

"Insyaallah pak Gubernur siap," katanya.

Sebelumnya kesiapan untuk pertama kali disuntik vaksin diungkapkan Bupati Banjar H Khalilurrahman.

Saat diwawancara wartawan beberapa waktu lalu ia mengaku siap untuk disuntik pertama kali saat vaksin tiba di Kabupaten Banjar.

Muslim menambahkan, sasaran pertama penerima vaksin atau yang disuntik vaksin tahap pertama nantinya adalah Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) terdiri dari Tanaga kesehatan, tenaga asisten tenaga kesehatan, penunjang pelayanan, tenaga administrasi, hingga driver ambulans, tenaga kesehatan di seluruh Kalsel, pemerintah, dan TNI Polri.

Total target penerima vaksin di tahap pertama,  sekitar 30 ribu orang. Saat ini data yang sudah diinput di Dinkesprov Kalsel sudah 97 persen.

"Jadi untuk penyuntikan vaksin di tanggal 14 Januari 2021 nanti target sekitar 30 ribu, jatah per Kabupaten kotanya belum selesai karena data kita masih 97 persen," katanya.

Vaksin yang datang di tahap pertama nanti terangnya akan diberikan secara gratis.

Vaksin akan disuntikkan kepada petugas fasilitas pelayanan kesehatan baik rumah sakit, klinik, dan juga puskesmas.

"Sudah ada 271 fasilitas pelayanan kesehatan yang menjadi tempat pelaksanaan vaksin," tambah Muslim.

Baca juga: Inilah Kandungan Vaksin Sinovac, Digunakan untuk Program Vaksinasi Covid Gratis

Fasilitas pelayanan kesehatan yang ditujukan adalah adalah fasilitas yang memiliki tenaga kesehatan yang kompeten dan berkualitas baik dokter maupun perawat, memiliki tempat penyimpanan vaksin, memiliki ijin operasional, dan terkoneksi dengan sistem data terpadu Covid 19.

"Kita juga sudah menyiapkan juru imunisasi dan vaksinator yang nantinya di 7 dan 9 Januari akan kita latih kembali sebelum tanggal 14 itu," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved