Breaking News:

Berita HSU

Susuri Indahnya Rawa Gambut Pakai Perahu, Enam Kades di HSU Ini Rencanakan Bangun Wisata Alam

Enam Kepala Desa(Kades)se Kecamatan Haur Gading HSU menyusuri indahnya rawa gambut dan merencanakan untuk mengembangkan wisata alam

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
istimewa
Enam Kepala Desa  (Kades) se Kecamatan Haur Gading HSU menyusuri rawa Gambut. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Enam Kepala Desa  (Kades) se Kecamatan Haur Gading yaitu Pulantani, Tambak Sari Panji, Haur Gading, Jingah Bujur, Tuhuran dan Keramat bersama Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), Tim Budi Daya Bambu dan Pendamping Desa menyusuri rawa gambut dengan menggunakan perahu.

Kegiatan yang mereka lakukan ini untuk memonitoring Demplot Budidaya purun di Desa Pulantani.

Dari demplot ini diharapkan akan menghasilkan bahan baku purun untuk kerajinan yang lebih berkualitas untuk dijadikan produk anyaman purun.

Tak hanya sampai disitu, kemudian tim menyusuri Awang Kari yg berbatasan dengan Desa Tuhuran untuk melihat keanekaragaman hayati ekosistem Gambut dimana pohon rasau, pantung, belangiran, kelakai untuk sayur.

Baca juga: VIDEO Wisata Kerbau Rawa Bati-bati, Naik Perahu Mini Menyusuri Ratusan Hektare Padang Perairan

Baca juga: Lanjutkan Pemulihan Gambut dan Mangrove,  Pemerintah Perkuat Kebijakan Iklim

Baca juga: Dilaksanakan di HSU, BRG Gelar Bio Expo Desa Peduli Gambut

 Di lokasi ini masih asri dan teduh dan dimasa pandemi covid 19 ini udara bersih dari alam tentunya akan meningkatkan kesehatan organ paru dan imun bagi tubuh.

Penelusuran berakhir dengan diskusi para Kepala Desa untuk menyusun perencanaan dalam pemanfaatan serta pelestarian potensi Sumber Daya Alam Desa di Pondok Pemantau Api Desa  Tambak Sari Panji.

Ddan dari diskusi telah terbangun komitmen bersama dari enam Kepala Desa untuk bersama memperbaiki dan melestarikan hutan desa sebagai sumber penghidupan dengan mensinergikan kegiatannya kedalam perencanaan Desa.

Rangkaian kegiatan menyusur rawa gambut ini bisa dijadikan objek ekowisata hutan gambut, kebun dan demplot purun bisa dimanfaatkan untuk kerajinan yang berdampak bagi peningkatan kesejahteraan kelompok perempuan pengrajin dan pondok pemantau api sebagai alat bantu untuk pemantauan dan pencegahan awal kebakaran lahan dan hutan.

Kepala Desa Pulantani Ibnu Attaillah mengatakan lahan rawa di Kecamatan Haur Gading memiliki potensi untuk dijadikan daerah wisata.

Saat melakukan pengecekan  langsung di daerah rawa yang merupakan area untuk lahan purun.

Saat mengunjungi daerah rawa tersebut ternyata melewati hutan yang yang menyajikan pemandangan yang indah. Dan cocok untuk dijadikan tempat untuk berwisata, karenanya Ibnu Attaillah mengatakan berencana untuk menjadikan daerah rawa sebagai wisata alam.

“Pengunjung nantinya bisa menggunakan perahu untuk melihat suasana sekitar daerah rawa. Masih adanya tumbuhan dan hewan liar menjadi pemandangan yang unik,” ujarnya.

Baca juga: Sempat Diajak Ikut Pameran di Eropa, Begini Ciri Khas Sasirangan Kreasi Pemuda Desa Peduli Gambut

Terpisah, Iwan Hermawan pendamping desa mengatakan bagi para pecinta alam objek wisata ini akan memberikan pengalaman unik.

“Bisa menikmati indahnya suasana alam dan keanekaragaman hayati rawa Gambut dan sekaligus bisa melihat dan membeli aneka kerajinan anyaman purun yg dibuat dari tangan pengrajin langsung,” ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved