Ekonomi dan Bisnis
Hadapi Situasi Sulit Pandemi Covid-19, Hipmikindo Kalsel Sinergikan UMKM
Di masa pandemi corona ini para pelaku usaha kecil harus kreatif, inovatif sehingga tak lumpuh dan kehilangan mata pencaharian.
Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Di masa pandemi corona ini para pelaku usaha kecil harus kreatif, inovatif sehingga tak lumpuh dan kehilangan mata pencaharian.
Wakil Ketua Hipmikindo (Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia) Kalsel, Nanang Suryana, mengatakan, saat ini memang harus rajin membaca peluang.
"Jadi pandemi corona itu berdampak sekali. Bahkan kalau ada PSBB maka usaha kuliner bakal sepi konsumen. Makanya harus bisa memanfaatkan peluang berjualan online sehingga tetap bergerak," jelasnya Nananh yang anggotanya 80 persen pelaku usaha kuliner.
Nanang mengatakan, mengalihkan warungnya ke dapur rumah. Jika tidak berinovasi secara online maka usaha bakal tutup. Terapkan digital marketing dan sistem PO (pre order).
Baca juga: Cek Rekening BRI BNI BSM Pencairan BLT UMKM Rp 2,4 Juta, Masukan No KTP di eform.bri.co.id/bpum
Baca juga: Bappeda Balangan Fasilitasi FGD untuk Kembangkan UMKM di Balangan
Adapun pada 2021, Hipmikindo Kalsel punya program mensinergikan kekuatan anggota, caranya adalah dengan pola dari, oleh dan untuk anggota.
Sebagaimana pembelian bahan baku untuk para anggota yang usahanya sejenis. Dibeli dalam jumlah besar sehingga dapat harga yang kompetitif. Ini dapat menekan biaya.
"Selain itu kami menyusun data base kekuatan anggota berdasar keahlian dan produk misal kuliner itu terdiri produksi kue dan makanan berat. Kemudian usaha supplier, sasirangan, kargo, semua di sinergikan sehingga satu sama lain bisa memanfaatkan. Contoh, kalau ada produk yang dikirim, maka gunakan jasa pengiriman yang dimiliki sesama anggota," bebernya.
Baca juga: 63 Ribu Lebih UMKM dan IKM Manfaatkan Diskon Tambah Daya Listrik Super Merdeka
Sambungnya, banyak manfaat di Hipmikindo, karena ada pelatihan bagi anggota, mulai proses produksi, kemasan, marketing.
"Dengan jumlah anggota di Kalsel 300-an pelaku usaha, kami juga akan bentuk koperasi, agar semakin banyak manfaat dirasakan anggota. (banjarmasin post.co.id/salmah saurin)