Bisnis Techno
KEBIJAKAN Baru WhatsApp, Pengguna Harus Serahkan Data ke Facebook atau Hapus Akun
para pengguna WhastApp menerima pemberitahuan pembaruan Persyaratan Layanan dan Kebijakan Privasi baru dari aplikasi pesan instan WhatsApp.
Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Sekitar satu bulan lalu WhatsApp dikabarkan akan memperbarui ketentuan dan kebijakan privasi untuk pengguna.
Kini WhatsApp mulai menggulirkan kepada beberapa pengguna Android untuk menyetujuinya.
Hal tersebut pertama kali diungkap oleh laman WEBetaInfo dalam pembaruan WhatsApp beta untuk Andorid versi 2.21.1.1.
WhatsApp beta Android versi 2.21.1.1 sendiri merupakan pembaruan pertama di tahun 2021, dan membawa beberapa fitur baru.
Mulai pekan ini, para pengguna WhastApp menerima pemberitahuan pembaruan Persyaratan Layanan dan Kebijakan Privasi baru dari aplikasi pesan instan WhatsApp.
Baca juga: TERBARU dari WhatsApp, 5 Fitur Ini Hadir di 2021, Ada Ringtone Khusus Panggilan Grup
Baca juga: Cara Klaim Token Listrik Gratis PLN di Januari 2021, Klik pln.co.id atau WhatsApp ke 08122123123
Baca juga: Login www.pln.co.id, Dapatkan Token Listrik Gratis 2021 Stimulus PLN, Juga Bisa Lewat WhatsApp
KompasTekno juga sudah mendapatkan pemberitahuan tersebut pada pagi ini, Kamis (7/1/2021), lewat notifikasi yang muncul ketika membuka WhatsApp.
Di dalam notifikasi tersebut, WhatsApp menyebutkan adanya tiga pembaruan penting. Salah satunya, pengguna kini diharuskan menyerahkan data ke Facebook selaku perusahaan induk WhatsApp, jika ingin tetap menggunakan aplikasi tersebut.
Padahal, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari TechRadar, Kamis (7/1/2021), sebelumnya pengguna bisa memilih apakah ingin meneruskan datanya ke Facebook atau tidak. Sekarang tak ada pilihan lain kecuali menerima syarat itu.
Notifikasi yang diterima KompasTekno berkaitan dengan kebijakan baru privasi WhatsApp, Kamis (7/1/2021)
Notifikasi yang diterima KompasTekno berkaitan dengan kebijakan baru privasi WhatsApp, Kamis (7/1/2021)(Galuh Putri Riyanto/Kompas.com)
Informasi yang kami bagikan ke perusahaan lain di Facebook termasuk informasi registrasi akun Anda (berikut nomor telepon), data transaksi, informasi terkait layanan, informasi interaksi Anda dengan orang lain, tulis WhatsApp dalam sebuah laman di situsnya.
"Sebagai bagian dari Perusahaan Facebook, WhatsApp bermitra dengan Facebook untuk menawarkan pengalaman dan integrasi di seluruh keluarga aplikasi dan produk Facebook," lanjut WhatsApp.
Selain poin berbagi data dengan Facebook, dua poin lainnya dalam perubahan kebijakan privasi WhatsApp berkisar soal pemrosesan data pengguna dan komunikasi dengan pemilik akun bisnis.
Persyaratan baru dan kebijakan privasi WhatsApp akan mulai berlaku pada 8 Februari 2021. Pengguna harus menerima persyaratan dan perubahan ini untuk tetap menggunakan akun WhatsApp mereka setelah batas waktu tersebut.
Jika tidak setuju, WhatApp menyebutkan bahwa pengguna bisa menghapus akunnya. "Anda bisa mengunjungi help center kalau lebih suka menghapus akun dan ingin mendapatkan lebih banyak informasi," tulis WhatsApp dalam notifikasinya.
Kebijakan privasi WhatsApp selengkapnya bisa dilihat di LINK INI