Breaking News:

Berita Banjar

Warga Mengungsi ke Bangunan SD, Jalan Melati dan Jalan Cempaka Martapura Kembali Tergenang Banjir

Sejumlah warga di kawasan Jalan Melati dan Jalan Cempaka Kecamatan Martapura harus mengungsi ke bangunan SDN Jawa Laut karena rumah tergenang banjir

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tiga ibu rumah tangga harus memasak di pelataran SDN Jawa Laut 1 di Gang Flamboyan, Desa Jawa Laut, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Minggu (10/1/2021).

Ketiganya, menginap di lokal SDN Jawa Laut  itu karena rumahnya terendam, setinggi pinggang orang dewasa. 

Ketiga mengungsi sejak 27 Desember 2020 lalu hingga kini memilih bertahan karena banjir masih melanda rumah tinggal mereka. 

"Kami mengungsi karena rumah kami terkena banjir setinggi pinggang," katanya saat ditemui.

Baca juga: 8 Pendaki Gunung Lok Sajukung Kalimantan Selatan Ditemukan Kedinginan Hingga Hipotermia

Baca juga: Dinas Sosial Tanahlaut Dirikan Dapur Umum, Banjir Makin Meluas di Desa Gunungraja dan Desa Benuaraya

Baca juga: Akhirnya Titik Jatuh Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan, Inilah Lokasi Black Box Pesawat

Sementara itu, akses Jalan Melati dam Jalan Cempaka di wilayah Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, terendam lagi.

Pantauan reporter Banjarmasinpost.co.id, lalulintas di  Jalan Melati yang terendam itu terganggu. Jaraknya sekitar belasan kilometer.

Tidak semua jalan yang terendam, hanya berapa titik, terutama jalan  rendah. Kedalaman air setinggi lutut orang dewasa.

Jalan Melati adalah akses yang dilintasi warga sejumlah desa, yaitu Kelurahan Murung Keraton, Desa Tunggul Irang Ilir, Desa Tunggul Irang Ulu, Desa Bincau Muara dan Desa Bincau.

Kepala Desa Tunggul Irang Ulu, Ahmad Bari mengaku akses jalan Kabupaten itu awalnya sudah kering.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved