Breaking News:

Kriminalitas Regional

FAKTA Seorang Ibu Dipolisikan Anak Gadisnya, Pengakuan Eks Suami Ungkap Perselingkuhan Si Ibu

Adalah Sumiyatun (36), seorang ibu asal Demak, Jawa Tengah yang dilaporkan ke polisi oleh anak kandungnya, Agesti Ayu Wulandari (19).

Editor: Didik Triomarsidi
KOMPAS.COM/Ari Widodo, Tribun Jateng
Sumiyatun dan Agesti. Inilah sejumlah fakta kasus Sumiyatun, seorang ibu asal Demak, Jawa Tengah yang dipolisikan anak kandungnya, Agesti Ayu Wulandari. Berawal dari perselingkuhan. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Seorang ibu berinisial S (36), warga Demak, Jawa Tengah, terlibat perselisihan dengan anak kandungnya berinisial A (19).

Sang ibu karena sebab itu dilaporkan ke polisi oleh buah hatinya atas dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Akibat laporan yang dibuat anak kandungnya itu, S kemudian dijerat pasal penghapusan KDRT dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Setelah dilaporkan sang anak atas dugaan penganiayaan, S sempat mendekam di penjara selama dua hari di ruang tahanan Mapolres Demak.

Baca juga: VIRAL Foto Bayi Disebut Korban Selamat Sriwijaya Air SJ 182, Ternyata Hoaks yang Berulang

Baca juga: VIRAL - Ibunda Grislend Pramugari Sriwijaya Air SJ-182 Menangis Pilu Minta Anaknya Berenang

Kisah anak yang mempolisikan ibu kandungnya ini pun tengah jadi bahan pembicaraan banyak orang.

Adalah Sumiyatun (36), seorang ibu asal Demak, Jawa Tengah yang dilaporkan ke polisi oleh anak kandungnya, Agesti Ayu Wulandari (19).

Agesti yang masih duduk di bangku kuliah ini melaporkan Sumiyatun dengan aduan penganiayaan.

Semula kabar yang beredar menyebut, Sumiyatun dijebloskan ke penjara karena masalah pakaian.

Tak lama muncul pengakuan mantan suami Sumiyatun yang menyebutkan, awal mula kasus ini berawal dari perselingkuhan.

Agesti juga akhirnya angkat bicara terkait alasan kenapa ia melaporkan ibu kandungnya sendiri ke polisi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved