Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Pandemi Covid-19, Tak Banyak Pengharuhi Bisnis CCTV di Banjarmasin

Dahua Store jual CCTV di Jalan Pramuka No 18 RT 20, Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalsel.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Suasana penjualan CCTV di Dahua Store, Jalan Pramuka No 18 RT 20, Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Bisnis penjualan Closed Circuit Television atau biasa disingkat CCTV yang lazimnya disebut kamera pengintai, makin banyak yang pesan.

Pasalnya warga kian sadar akan keamanan lingkungan sekitar cukup penting. Meski pandemi Covid-19 sekalipun, bisnis satu ini tidak begitu pengaruh.

Bahkan menurut Punia Dewi, owner Dahua Store Banjarmasin di Jalan Pramuka No 18 RT 20, Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, penjualan CCTV di kala pandemi Covid-19 cenderung meningkat.

"Kami mencatat ada 10 persen kenaikan pemesanan CCTV. Paling banyak, yakni maintenance dan penambahan unit," tandas Punia Dew kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (11/1/2021).

Baca juga: Lapas Teluk Dalam Banjarmasin Terima Sertifikat Laik Higiene dari Dinkes Banjarmasin

Baca juga: Dinsos Kota Banjarmasin Kembali Salurkan BPNT dan BLT pada 2021

Dijelaskan Punia Dewi, bahwa produk CCTV ini ada beberapa paket yang ditawarkan."Paling murah paket Rp 3 juta. Itu dapat 4 empat kamera (2 MB) lengkap dengan kabel dan gratis pemasangan," kata Punia Dewi.

Paling banyak pesan, yakni di tempat tempat penting, semisal Bank-Bank dan tempat keramaian. "Bahkan belakangan banyak juga kafe-kafe yang dilengkapi CCTV untuk keamanan," imbuhnya.

Masih dijelaskan dia bahwa untuk CCTV ada yang untuk di luar ruangan dan ada yang di dalam ruangan. Harganya bervariasi, sesuai keperluan dan bisa juga disesuaikan bujet si pembeli.

Bahkan seiring kemajuan zaman, di Dahua CCTV juga menjual CCTV yang bisa langsung wireless yang bisa langsung dikoneksikan di handphone pengguna untuk memantau rumah.

Baca juga: Penerapan PPKM Mulai Berjalan, Ini Kata Kapolresta Banjarmasin

Baca juga: Truk Fuso di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Masuk Sungai Dievakuasi, Pelindo Temukan Fakta Ini

"Untuk CCTV wireless dijual Rp 550.000, tapi kekurangannya adalah tidak bisa menyimpan lama karena memori penyimpanan videonya terbatas," kata Punia.

Sementara itu, Supandi salah satu pengusaha CCTV di Banjarbaru, juga mengaku usaha CCTV-nya bertambah banyak yang pesan."Bisanya perkantoran dan toko-toko," tandas Supandi.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved