Breaking News:

Banjir di Tanahlaut

Banjir Parah Penutupan Jalan Berlanjut, Warga Perbatasan Gunungraja dan Benuaraya Terpaksa Mengungsi

Banjir parah memutus jalan raya di perbatasan Desa Gunungraja Kecamatan Tambangulang dan Benuaraya Kecamatan Batibati, memaksa warga sekitar mengungsi

M Taufiq Rahman untuk banjarmasinpost.co.id
Menaiki perahu melintasi banjir yang menggenangi jalan raya di Gunungraja-Benuaraya, Selasa kemarin. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Genangan air di jalan raya jalur Pelaihari-Banjarmasin di perbatasan Desa Gunungraja Kecamatan Tambangulang dan Benuaraya Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), hingga Rabu (13/1/2021) masih dalam.

Warga di sekitar lokasi genangan yang sebelumnya bertahan di rumah pun akhirnya terpaksa mengungsi.

"Selasa pagi saya ngungsi ke rumah keluarga," ucap Jamani, warga RT 6 Desa Gunungraja.

Semula selama sekitar belasan hari, Jamani bersama anak istri, dan cucunya bertahan di rumahnya di tepi jalan raya Trans Kalimantan setempat yang tergenang.

Baca juga: Tanggap Bencana Banjir di Kalsel, Polda Kalsel Kerahkan Tim Evakuasi Bantu Masyarakat Terdampak

Baca juga: Babinsa Koramil Martapura dan Petugas BPBD Selamatkan Lansia Terjebak Banjir di Desa Mekar Martapura

Baca juga: Salim yang Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kontrakannya di Banjarmasin, Ternyata Positif Covid-19

Meja dagangannya setinggi sekitar satu meter yang semula masih aman, sejak Selasa tenggelam. Genangan di dalam rumahnya parah lagi yakni sepinggang orang dewasa.

Jamani mengungsi ke rumah saudaranya di pusat permukiman di Desa Gunungraja berjarak sekitar 1,5 kilometer.

Pusat permukiman setempat merupakan dataran tinggi, kontras dengan wilayah RT 6 yang merupakan area rawa atau lebak dalam yang luas dan menjadi satu hamparan dengan lebak di wilayah Desa Benuaraya.

Hal serupa juga dilakukan Taufiqurrahman, warga RT 6 lainnya. Ia mengungsikan istri dan ketiga anaknya ke kediaman kerabat di wilayah yang aman di Gunungraja.

Di dalam rumahnya saat ini genangan telah setinggi lutut. Padahal pada hari Minggu dua hari lalu hanya semata kaki. Meski begitu Taufiq masih bertahan di rumah, hanya anak istri yang ia ungsikan.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved