Breaking News:

Techno

Dampak Kebijakan Whatsapp, Peminat Aplikasi Telegram Melonjak

Mengawali tahun 2021, layanan pesan instan Telegram akhirnya memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan.

Editor: M.Risman Noor
Istimewa
Telegram Messenger 

Dalam laman FAQ WhatsApp, informasi pengguna yang akan diteruskan ke Facebook termasuk nomor telepon, alamat IP, data transaksi, hingga informasi perangkat.

Sejak saat itu, WhatsApp agaknya mulai mengalami penurunan pamor.

Sejumlah pengguna memilih meninggalkan aplikasi tersebut kemudian beralih kepada aplikasi pesan instan lain yang dianggap lebih "aman" digunakan, seperti Telegram.

Hal ini dapat dilihat dari laporan beberapa firma riset aplikas. Seperti Sensor Tower yang mengatakan WhatsApp mengalami penurunan jumlah unduhan yang signifikan, yakni hingga 11 persen pada minggu awal Januari 2021, dibandingkan periode sebelumnya.

Firma riset aplikasi App Annie juga melaporkan terjadi penurunan peringkat WhatsApp di daftar aplikasi terpopuler, baik di Android dan iOS.

Baca juga: Pencairan Saldo Taperum, PT Taspen Banjarmasin Tunggu Kabar dari Kantor Pusat

App Annie menyebut jumlah unduhan WhatsApp pada Selasa (12/1/2021) menempati peringkat ke-38 di Amerika Serikat dan peringkat ke-10 di Inggris.

Peringkat ini tercatat lebih rendah dari periode sebelumnya. WhatsApp pun sejatinya telah mengklarifikasi bahwa perubahan aturan tersebut tidak memengaruhi privasi pesan pengguna.

"Itu tidak memengaruhi cara orang berkomunikasi secara pribadi dengan teman atau keluarga di mana pun mereka berada di dunia," kata CEO WhatsApp, Will Cathcart sebagaimana dikutip KompasTekno dari Business Insider, Rabu (13/1/2021).

Telegram bersiap pajang iklan Setelah memiliki 500 juta pengguna aktif, Telegram akhirnya bersiap mencari keuntungan melalui beberapa skenario.

Rencana ini sudah diumbar Durov pada akhir tahun 2020 lalu. Selama ini, Telegram memang diketahui menyediakan layanan perpesanan instan gratis.

Baca juga: Jokowi Divaksin, IHSG Dibuka Menguat Awal Perdagangan Rabu (13/1), BBRI, BMRI, TLKM Sukses Diborong

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved