Jejak Pendiri Kabupaten Tanahlaut
Setahun Setelah Tim Pusat Turun, Serah Terima Kewedanan Tanahlaut Dilakukan
Realisasi dari resolusi DPRD GR Tingkat I Kalimantan Selatan, DPRD GR RI kemudian mengirim Tim yang dipimpin oleh Ketua Komisi B Imam Sukarni
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Realisasi dari resolusi DPRD GR Tingkat I Kalimantan Selatan, DPRD GR RI kemudian mengirim Tim yang dipimpin oleh Ketua Komisi B Imam Sukarni Handokowijoyo.
Tim tiba di Tanahlaut pada 2 Oktober 1963 yang disambut rapat umum.
Kemudian dilakukan peninjauan ke Kintap dan Ujungbatu serta pertemuan dengan pejabat dan panitia penuntut.
Pada pertemuan dengan Tim DPRD GR RI, Ketua tim menganjurkan agar Panitia Penyalur ditingkatkan menjadi Badan Persiapan.
Baca juga: Sejumlah Tokoh Bermufakat Bersama Tuntut Daswati II Tala
Baca juga: Perjuangkan Berdirinya Tanahlaut, Lima Pemuda Berkumpul di Rumah Kepala Kampung Gelorakan Semangat
Baca juga: Sejarah Lahirnya Tanahlaut, Panitia 17 Gerak Cepat Gelar Mubes Penduduk Bumi Tuntung Pandang
Baca juga: Sejarah Lahirnya Kabupaten Tanahlaut, Wakil Rakyat Mendukung Lalu Layangkan Resolusi ke Mendagri
Tanggal 27 Oktober 1963 Panitia Penyalur berhasil membentuk Badan Persiapan Pembentukan Daswati II
Tanahlaut yang diketuai HMN Manuar.
Selanjutnya tanggal 31 Oktober 1963 digelar sidang DPRD GR Tingkat I Kalimantan Selatan menyetujui resolusi yang mendesak kepada Gubernur untuk menunjuk Penguasa Daerah bagi Tapin, Tabalong, dan Tanahlaut.
Tanggal 11 Agustus 1964 diadakan serah terima kekuasaan kewedanan Tanahlaut dengan Bupati Banjar.
Selanjutnya pada 9 September 1964 diresmikan berdirinya Kantor Persiapan Tingkat II Tanahlaut oleh Gubernur.
Sekaligus dilakukan pelantikan Gt M Taberi sebagai kepala Kantor Persiapan.
(banjarmasinpost.co.id/roy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ahli-waris-zahir-firdaus-dan-adiknya-ahli-waris-radhopan-7-silam.jpg)