Berita Kabupaten Banjar

Warga Terdampak Banjir di Pingaran Kabupaten Banjar Belum Dapatkan Bantuan

Banjir di Desa Pingaran kali ini merupakan banjir tahap ke empat sejak Desember 2020 lalu.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/siti bulkis
Banjir melanda Desa Pingaran, Astanbul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Turut terdampak banjir sejak Malam Minggu, Warga Sekaligus Relawan Emergency Banjar Respon, Usman sebut, sampai Rabu (13/1/2021) hari ini belum ada bantuan untuk korban banjir di Desa Pingaran, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Dikatakannya, Banjir di Desa Pingaran kali ini merupakan banjir tahap ke empat sejak Desember 2020 lalu.

Sempat hampir berhenti atau mau mengering, namun, tak berselang lama kembali lagi banjir.

"Kurang lebih ada sekitar tujuh Rt yang terdampak banjir," ujar Usman.

Baca juga: Empat Jembatan di Tebingsiring Tala Ambrol hingga Putus, Lebih Seribu KK Kesulitan Keluar Kampung

Baca juga: Pegadaian Jual Emas 2 Gram Rp 1.936.000, Berikut Daftar Harga Emas 2 hingga 100 Gram

Baca juga: Subuh-subuh Ditemukan 3 Pria dan 7 Wanita di Kamar Kos, Ada Polisinya Juga, Ngaku Tak Bersetubuh

Banjir yang melanda desanya ini merupakan banjir dari kiriman Pengaron dan kemungkinan dari bendungan Riam Kanan.

Banjir merata dari Desa Pingaran depan dan belakang.

Bahkan debit air banjir di Desa Pingaran depan mencapai satu meter lebih atau sekitar dada orang dewasa.

Namun, dirinya mengungkapkan sampai dinihari ini warga di desa tersebut masih bertahan di rumahnya masing-masing.

"Kemana mau mengungsi semua terdampak dan tidak ada juga Posko pengungsian. Warga memilih bertahan dan membuat karampatai (sebutan kayu-kayu yang dibuat agar bisa bertahan tidur maupun duduk tanpa kena banjir)," ujarnya.

Sementara untuk bantuan, sampai hari ini menurutnya belum ada.

Memang ada bantuan di Rt 04, tetapi itu hanya bantuan-bantuan kumpulan warga.

Saat ini menurutnya, bantuan yang diharapkan adalah obat-obatan.

Sebab, terlalu lama berendam di air banjir menyebabkan gatal-gatal.

(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved