Breaking News:

Berita HST

Khawatir Terjadi Banjir Bandang Lagi, Warga Desa Alat Kabupaten HST Pilih Mengungsi

Warga Desa Alat Kecamatan Hantakan Kabupaten HST mengungsi karena air cepat naik hingga membuat khawatir terjadi banjir bandang lagi seperti pada 2016

BPBD KABUPATEN HST UNTUK BPOST GROUP
Banjir di Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (13/1/2021) jelang tengah malam. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Naiknya debit air Sungai Hantakan hingga merendam jalan dan permukiman di Desa AlatKecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (13/1/2021) sekitar pukul 22.00 Wita, membuat warga panik.

Sebagian warga khawatir jika kejadian banjir bandang pada 2016 silam bakal terulang.

Bahkan, naiknya debit air Sungai Hantakan di Desa Alat sudah tersebar di grup aplikasi pesan pendek.

Beberapa warga membagikan informasi atas kejadian naiknya debit air Sungai Hantakan tersebut.

Baca juga: Air Sungai Hantakan Mulai Meluap Bikin Panik Warga Desa Alat Kabupaten HST

Baca juga: Silaturahmi Dipenghujung Jabatan, Bupati HST Minta Kades Mempertahankan Hutan Meratus

Seorang warga perempuan dalam video berdurasi 18 detik menyebut, dirinya harus mencari dataran yang lebih tinggi. "Mencari gunung yang lebih tinggi. Takut jika terjadi lagi," ujarnya.

Warga yang berada di bantaran sungai pun diminta waspada. Apalagi, air di Sungai Hantakan tepatnya di Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST, terus naik.

Bahkan saatpada Rabu (13/1/2021) pukul 23.00 Wita, ketinggian air terus naik dan sudah mencapai 1,5 meter. Air yang terus naik membuat warga disana mulai panik.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten HST, Budi Haryanto, membenarkan jika air terus naik.

Baca juga: Air Sempat Meluap ke Jalan Utama, Kedalam Air Sempat Setinggi Semata Kaki Orang Dewasa

Baca juga: Sungai Hantakan dan Batu Benawa HST Meluap, Warga Bantaran Sungai Barabai Bersiap Hadapi Banjir

Ia mengatakan, meluapnya air sungai ini merupakan dampak dari hujan yang mengguyur wilayah pegunungan Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam kurun beberapa waktu terakhir.

"Kami terus memantau ketinggian air dan juga mengimbau warga agar waspada," ujar Kepala BPBD HST ini kepada Banjarmasinpost.co.id.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved