Breaking News:

Banjir di Kalsel

Tanggul Waduk Jebol Cepat Diatasi, Tanaman Padi Petani Gunungmakmur Tanahlaut Terselamatkan

Pemerintah Kabupaten Tala melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan setempat melakukan langkah cepat mengatasi tanggul jebol

GUNAWAN UNTUK BPOST GROUP
Beginilah kondisi tanaman padi di Desa Gunungmakmur sesaat setelah tanggul waduk jebol. Kini sawah setempat telah terbebas banjir dan tanaman terselamatkan dari kerusakan.. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Jebolnya tanggul waduk di Desa Benuatengah, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa pagi lalu, turut menenggelamkan tanaman padi warga desa tetangga, Desa Gunungmakmur.

Beruntung Pemerintah Kabupaten Tala melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) setempat melakukan langkah cepat mengatasi tanggul yang jebol.

Tiga unit ekskavator langsung diturunkan ke lokasi saat itu juga.

Tengah hari tanggul yang jebol telah teratasi.

Baca juga: Jalan Hasan Basri Banjarmasin Terendam, Banyak Pengemudi Motor Alami Mogok

Baca juga: Air Sungai Meluap, Beberapa Desa di Kecamatan Haruai Tabalong Terdampak Banjir

Baca juga: Air Sungai di Pandahan Tala Kian Meluap, Polantas Gerak Cepat Ungsikan Warga

Hal itu berdampak positif karena secara signifikan langsung menyusutkan luapan air waduk yang sempat menenggelamkan ratusan meter ruas jalan raya arah ke Pantai Takisung.

Rumah warga Gunungmakmur di RT 6,7,8, dan 11 juga terbebas dari banjir.

Termasuk area persawahan dan ladang tanaman sayuran setempat.

"Alhamdulilah tanaman padi yang sempat terluapi air bah dapat terselamatkan berkat penanganan cepat tanggul waduk yang jebol," ucap Gunawan, kepala Desa Gunungmakmur, Kamis (14/1/2021).

Dikatakannya, pascatanggul waduk jebol puluhan hektare tanaman padi di desanya terutama di wilayah RT 8 terluapi air bah dari waduk tersebut.

Ada yang tenggelam, ada pula yang masih menyembul ke permukaan.

Hal itu sempat merisaukan para petani karena berisiko besar terhadap kerusakan.

Apalagi tanaman padi tersebut merupakan padi unggul dan baru berusia sekitar satu hingga dua bulan sehingga rumpun tanaman belum begitu kuat.

"Alhamdulillah sekarang sudah kering total banjir dan tanaman yang terendam sudah aman atau masih selamat," sebur Gunawan.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved