Breaking News:

Berita Batola

Warga Mandastana Kabupaten Batola Diimbau untuk Siaga Hadapi Banjir Lebih Besar

Curah hujan tinggi bisa mengakibatkan permukaan air banjir semakin naik di wilayah Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, Provinsi Kalsel.

ZAINAL UNTUK BPOST GROUP
Rumah warga terendam di wilayah Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (13/1/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Tingginya curah hujan dibarengi air pasang berdampak pada naiknya debit air di beberapa kawasan di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan. 

Hal ini menjadi perhatian bersama, terutama kawasan yang awan banjir. Seperti daerah Kecamatan Jejangkit dan Kecamatan Mandastana

Diungkapkan Husaini, Camat Mandastana, beberapa rumah warganya mulai digenangi air setinggi mata kaki. Namun masih level aman. 

"Sementara ini laporan mengenai rumah warga yang tergenang air ada di Desa Pantai Hambawang," beber Husaini kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (13/01/2021). 

Baca juga: Kapolres Batola AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif Cek Penanganan Banjir di 2 Kecamatan

Baca juga: Berawal Bau Menyengat, Warga Anjir Serapat Batola Ditemukan Tewas Membusuk

Baca juga: Kebagian 1960 Vial, Wabup Jadi Figur Vaksinasi Covid-19 di Batola

Baca juga: Update Covid-19 di Batola, Tambah 11 Orang Terpapar Positif Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Ia pun mengimbau kepada warga untuk tetap waspada dan siaga, terutama saat malam karena debit air masih berpotensi meninggi.

Ditambahkan Husaini, situasi ini memang sudah langganan hampir setiap tahun, Namun dirinya berharap tidak separah tahun-tahun sebelumnya. 

Sehari sebelumnya disampaikan Sumarno, Kepala Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batola bahwa situasi masih siaga darurat. 

"Untuk kawasan yang rawan di Kecamatan Jejangkit, seperti Desa Bahandang, Sampurna dan Jejangkit Muara dan sebagian di Kecamatan Mandastana," sebutnya. 

Terkait naiknya debit air, dia menghimbau masyarakat untuk selalu siaga, baik itu bahaya banjir maupun kemungkinan terjadinya puting beliung.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved