Breaking News:

Banjir di Kalsel

Banjir di Kalsel 2021, Akses Pantai Batakan Terancam Putus, Gorong-gorong Jembatan Panyipatan Ambruk

Akses jalan utama menuju wisata Pantai Batakan terancam terputus menyusul ambrolnya tanggul gorong-gorong jembatan wilayah Desa Panyipatan.

Hj Yuliani untuk banjarmasinpost.co.id
Kondisi gorong-gorong jembatan yang jebol di Panyipatan arah Pantai Batakan akibat terjangan arus banjir 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tanggul gorong-gorong jembatan di jalan poros wilayah Desa Panyipatan menuju Wisata Pantai Batakan ambrol hingga akses jalan setempat terancam putus.

"Saat pagi relawan kami masih aman melewatinya, pas tengah hari sekitar pukul 13.00 Wita sudah tak bisa lagi dilewati," papar Hj Yuliani, anggota Komisi III DPRD Tanahlaut.

Ia kerap bepergian ke Batakan karena berasal dari Desa Batakan meski kini berdomisili di Desa Muara Asamsam, Kecamatan Jorong.

Ia menuturkan jembatan gorong-gorong yang tergerus banjir tersebut tak jauh dari Mapolsek Panyipatan. Hanya sekitar beberapa ratus meter ke arah Batakan.

Baca juga: Hindari Gardu Induk Rusak Terendam Banjir, PLN UIW Kalselteng Matikan Sementara Gardu Induk Ulin 

Baca juga: Mensos Risma Perintahkan Jajaran Kirim Bantuan ke Lokasi Bencana Banjir Kalimantan Selatan

Baca juga: Warganet Heboh, Jembatan Kembar Martapura Dikabarkan Roboh, Ternyata Ini Yang Terjadi

Baca juga: Tim Evakuasi Temukan Lagi Korban Longsor Guntungbesar Pelaihari, Dua Lagi Masih Disisir

Hal tersebut praktis menyebabkan lalu lintas keluar masuk Batakan terhenti total.

"Kabarnya malam ini juga diperbaiki. Ini saya tertahan di Pelaihari dan terancam gak bisa pulang. Mudah-mudahan perbaikannya cepat," ucap H Abdussamad, tokoh warga Batakan.

Terpisah, Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan Tala Dwi Hadi Putra mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat.

"Perbaikan langsung kami lakukan. Saat ini perbaikan penanganan darurat sedang berlangsung. Insha Allah malam ini juga sudah bisa dilewati," ucapnya.

Ia mengatakan penanganan yang dilakukan berupa pembikinan jembatan darurat berbahan kayu. "Meski darurat tapi kami upayakan bisa dilalui mobil kecil supaya pasokan sembako dan ambulans bisa lewat," paparnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved