Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Akses ke Pelaihari Terputus, Pertamina Sebut Suplai BBM dan LPG Terganggu, ke Hulu Sungai Terkendali

Pasokan BBM dan LPG ke Tanahlaut terganggu akibat putusnya jembatan di Pabahanan Pelaihari

Pertamina untuk BPost
Pengiriman BBM dan LPG ke Hulu Sungai melalui jalur alternatif terkendala kondisi jalan yang rusak. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU -  Bencana banjir yang menimpa sebagian besar wilayah di Kalimantan Selatan yang mengakibatkan terputusnya akses utama, ke arah Hulu Sungai dan Ke arah Pelaihari Kota mengakibatkan pasokan bahan bakar terganggu.

Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR VI, Kalimantan, Susanto August Satria, menjelaskan, terputusnya jembatan daerah Mataraman Kabupaten banjar sempat membuat Mobil Tangki BBM dan Skid Tank LPG menuju Tapin, HSS, HST, HSU, Balangan, Tabalong, dan Barito Timur, Barito Utara dan Murung tak bisa melintas. 

Namun, dia bersyukur untuk saat ini pasokan ke hulu sungai sudah tidak terkendala lagi. 

"Artinya sudah mulai bisa disuplai tak terjadi kendala," kata dia. Jumat (15/1/2021 dalam rilisnya.

Baca juga: Pondasi Jembatan Mandiangin Kabupaten Banjar Runtuh, Arus Lalulintas Ditutup

Baca juga: Hati-hati Lintasi Oprit Jembatan Putus di Jalan Trans Kalimantan di Mataraman Kabupaten Banjar

Baca juga: Jembatan Pabahanan Tanahlaut Putus, Balai Jalan Nasional Siapkan Jembatan Darurat Ke Pelaihari

Sedangkan untuk ke Pelaihari, bebernya, untuk saat ini distribusi BBM dan gas ke SPBU dan SPBE masih terkendala karena Mobil Tangki dan Skid Tank LPG masih belum bisa melintas.

Selain terhalang banjir di kawasan Batibati, Jembatan juga terputus di akses menuju dalam Kota Pelaihari terputus.

"Karena itu Pertamina mengalihkan suplai untuk BBM dari Integrated Terminal Banjarmasin ke Fuel Terminal Kotabaru. Untuk Skid Tank LPG, Pertamina masih berupaya secara maksimal melakukan pemetaan untuk mencarikan suplai alternatif mengingat jalan alternatif juga ikut terendam banjir," lontar Susanto August Satria. 

Adapun di Lingkar utara Gubernur Syarkawi sebagai akses menuju dan dari depot mini LPG di Kalsel rusak parah dan jalan terendam banjir. 

"Hal ini menjadikan ada kendala suplai ke SPBE untuk Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Banjarbaru. 

Secara stok LPG di depot mini banjarmasin sangat cukup. Seluruh armada dan awak mobil tangki dalam kondisi siaga. Jika banjir surut, armada Skid Tangki LPG akan langsung beroperasi menuju SPBE," urainya.

Masih dijelaskan, Susanto August Satria, untuk tetap memenuhi kebutuhan akan LPG, sementara ini Pertamina akan mengalihkan suplai ke SPBE di Kalimantan Timur.

Dijelaskan dia, Pertamina juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan" panic buying"LPG dalam kondisi seperti ini. 

Baca juga: Pemenuhan Pasokan BBM 2021, Pertamina Lakukan Kerja Sama dengan Polda Kalsel

Pertamina, akan berupaya memenuhi kebutuhan energi bagi masyarakat walaupun dalam keadaan yang sulit sekalipun dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan. 

"Pertamina juga akan memberikan bantuan yang akan dikoordinasikan dengan instansi terkait setempat," sebutnya. (banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda) 

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved