Breaking News:

Banjir di Kalsel

VIDEO Banjir di Kalsel, Petugas Temukan Jenazah Operator Ekskavator di Jurang Kabupaten Tapin

Korban longsor ditemukan di dalam jurang berkedalaman 50 meter di Desa Batung RT 6 RW 2, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Operator alat berat, Marwan (30), ditemukan meninggal oleh petugas gabungan di dalam Jurang.

Para petugas menemukan jenazahnya di Jurang berkedalaman sekitar 50 meter di Desa Batung (Geping/Lukut Bagantung) RT 6 RW 02, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Telah diberitakan sebelumnya, korban adalah operator alat berat jenis ekskavator Komatsu PC 200 warna kuning.

Saat kejadian, dia mengoperasikan ekskavator untuk membantu membersihkan material longsor di ruas jalur penghubung Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Baca juga: Jalan Nasional Kandangan - Batulicin di Desa Batung, Kecamatan Piani, Lumpuh akibat Tanah Longsor

Baca juga: Banjir di Binuang Kabupaten Tapin, Anak-anak dan Wanita Hamil dan Usia Renta Prioritas Evakuasi

Hingga tiba-tiba, terjadi longsoran susulan yang menimpa eksavator dan mengakibatkan jatuh ke dalam Jurang.

Segera, dilakukan pencarian terhadap. Sempat dihentikan akibat kesulitan tidak ada sinyal telepon dan penerangan.

Namun kemudian dapat dilanjutkan oleh petugas gabungan, yaitu Tim TRC, Satgas dan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Tapin, TNI, Polri, jajaran Orari Kabupaten Tapin, Tagana Kabupaten HSS, sukarelawan Kabupaten HSS, serta warga.

Seorang saksi mata yang merupakan teman korban, Hendra, mengatakan, saat kejadian korban membersihkan jalan dari material longsor.

Baca juga: 7 RT di Kelurahan Raya Belanti Kecamatan Binuang Tapin Kalsel Terdampak Banjir

Baca juga: Cemburu Lalu Bakar Istri, Kakek 63 Tahun di Tapin Divonis 17 Tahun Penjara

Kemudian, terjadi longsor susulan yang menimpa alat berat yang dioperasikan korban dan terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 50 meter.

Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tapin, Sofyan, mengatkan, korban ditemukan Sabtu (16/1/2021) dini hari sekitar pukul 00.30 Wita dalam keadaan sudah meninggal dan segera diserahkan ke keluarga duka.

Pada kesempatan yang sama, Sofyan juga mengimbau kepada masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan dan cepat menyampaikan informasi bilamana terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved