Breaking News:

Banjir di Kalsel

Banjir di Kalsel 2021, SPBE di Kabupaten Tala Terpaksa Ambil LPG ke Balikpapan Lewat Batulicin

Jembatan di jalur utama terputus akibat banjir sehingga SPBE di Kabupaten Tala ambil LPG dari Balikpapan melalui jalur Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu

BANJARMASINPOST.CO.ID/ROY
ILUSTRASI - Menata tabung-tabung LPG kosong di halaman depan rumahnya di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), beberapa waktu lalu. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Seperti halnya bahan bakar minyak (BBM), ketersedian Liquified Petroleum Gas (LPG) atau kerap disebut elpiji di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), juga mulai menipis.

Hal itu disebabkan masih sulitnya akses keluar masuk ke Kota Pelaihari. Apalagi lalu lintas di jalur alternatif Atilam-Kunyit padat merayap dan kerap memunculkan antrean panjang. 

Badan jalan sejauh sekitar empat kilometer itu juga sempit. Bahkan pagi hingga sore sempat ditutup total karena adanya pekerjaan perbaikan jalan setempat.

"Susah mengambil gasnya di depo di Banjarmasin. Jadi sekarang saya mengambil langsung ke Balikpapan (Kaltim)," ucap Narto, owner Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kecamatan Jorong, Kabupaten Tala, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Banjir di Kalsel 2021, BBM Eceran di Pelaihari Kabupaten Tala Mulai Sulit Didapat

Baca juga: Banjir di Kalsel 2021, Jembatan Bailey di Pabahanan Tala Tunggu Sheet Pile Pengaman Tanggul Selesai

Namun pengambilan gas ke Balikpapan memerlukan waktu jauh lebih lama karena jarak tempuhnya sekitar 300 kilometer. Belum lagi kadang mesti menunggu saat hendak menyeberang lewat kapal feri.

Ia menuturkan kemarin mencoba mengirim satu armada berkapasitas 13.000 kilogram menuju Balikpapan.

"Sebenanrnya ada dua armada, tapi belum tahu kondisi jalannya bagaimana sehingga satu dulu dicoba. Insha Allah malam ini tiba," paparnya.

Selain itu, sebut Narto, ada tambahan pasokan dari SPBE Batulicin sebanyak 13.000 kilogram gas elpiji. Sama-sama berangkatmya ke Balikpapan.

Baca juga: Jembatan Pabahanan Tala Putus, Jalur Alternatif Atilam-Kunyit Ramai Dilalui, Diberlakukan Buka Tutup

Baca juga: Banjir di Kalsel 2021, Oprit Jembatan Jalan Trans Kalimantan di Kabupaten Tala Runtuh

"Sepertinya aksesnya lancar. Malam ini juga saya kirim dua armada ke Balikpapan dan insha Allah Selasa atau Rabu tiba," sebutnya.

Ia mengatakan sejak dua hari lalu stok gas di SPBE-nya telah kosong terdampak putusmya akses ke Banjarmasin. 

Salah satu pangkalan gas elpiji di Pelaihari, Suprayitno, mengatakan, Sabtu (16/1/2021), dirinya masih dapat pasokan sebanyak 280 tabung kemasan tiga kilogram dari Jorong.

"Sebagian kemarin saya pasok secara gratis ke beberapa posko penanganan banjir di Pelaihari. Kalau tak keliru 20 tabung," paparnya.

Baca juga: Banjir di Kalsel 2021, Anak Tertimbun Longsoran di Guntungbesar Kabupaten Tala Ditemukan

Baca juga: VIDEO Banjir di Kalsel 2021, Truk Tronton Diterjunkan Evakuasi Warga Terdampak di Tala

Selebihnya, ia lepas kepada masyarakat dan saat ini telah habis. "Belum dapat kabar lagi dari agen, kapan dapat pasokan. Karena, keluar masuk ke Pelaihari masih susah begini," tuturnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved