Berita Banjarbaru

7200 Pohon Pepaya di Banjarbaru Terdampak Banjir, 1.500 Gagal Panen

Buah pepaya di kelurahan Landasan Ulin Utara terdampak banjir sekitar 7.200 pohon dengan kondisi gagal panen (puso) sebanyak 1.500 pohon

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Kebun Sayur, Tomat dan Timun Maryono Kurnia di Landasan Ulin, Kecamatan Lianggang Barat yang ikut terendam akibat banjir 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Banjir yang melanda sebagian besar Kawasan kota Banjarbaru sejak satu pekan terakhir ini menimbulkan berbagai kerugian terhadap masyarakat.

Di Kota Banjarbaru, daerah yang paling kuat terdampak dari banjir ini adalah Lianganggang dan Cempaka Banjarbaru.

Sementara komuditas petani yang paling berdampak adalah tanaman perkebunan milik masyarakat.

Kepala Bidan Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru
Muhlan mengatakan data baru 2 kelurahan yang masuk dan masih banyak lagi terdata.

Baca juga: Warga Tanam Pohon Pepaya di Jalan Nasional yang Berlubang di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan

Baca juga: Panen Melon dan Pepaya di Kebun PKK HSS, HJ Isnaniah Imbau Warga Manfaatkan Pekarangan

"Mungkin minggu depan baru bisa menghimpun data 5 kecamatannya," kata dia.

Sementara berdasarkan data sementara kata Muhlan laporan pengamatan Liang Anggang 
Komoditas terkena Puso di Kelurahan Ulin Utara paling banyak buah pepaya.

Buah pepaya di kelurahan ini terdampak banjir sekitar 7.200 pohon dengan kondisi gagal panen (puso) sebanyak 1.500 pohon.

Disusul kedua komuditas jeruk yang terdampak 3.500 dan namun nol puso. Lalu Ubi Kayu dan jagung terdampak 5 hektare dan puso masing masing 2 hektare.

Terparah lainnya komuditas sawi dari 18 hektar terdampak, 5 hektare diantaranya puso. Bawang prii juga demikian dari 13 terdampak 3 hektare lainnya puso.

Sementara kangkung dari 10 hektar e terdampak 3 hektare puso dan timing dan kacang masing masing 6 hektare dan puso masing masing sebanyak 3 hektare.

"Banyak juga komuditas lainnya yang terdampak dan puso seperti timun, cabai dan ubi jalar," papar Mahlan.

Kelurahan Ulin Selatan komuditas terbanyak salah padi. Dari 110 kilogram terdampak 50 kilogram puso.

Di Kelurahan Ulin Tengah Padi Lokal sebanyak 600 Kilkgram terdampak dan 250 Kg puso lalu Jeruk Siam
dari 50 Pohon terdampak semuanya Puso.

Baca juga: Tanggul Waduk Jebol Cepat Diatasi, Tanaman Padi Petani Gunungmakmur Tanahlaut Terselamatkan

Di Kelurahan Ulin Barat  aik komudjtas langan dan holtikultura masih aman.

Mahlan pun mengaku rekomendasi yang dilakukan pihaknya yakni normalisasi pembuangan air, mempercepat panen, memindahkan tanaman ke tempat yang aman (tinggi) untuk tanaman muda.

LaluUntuk tanaman padi yang puso dapat diganti dengan varietas padi VUB.

(Banjarmasin post.co.id/Khairil rahim)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved