Breaking News:

Banjir di Kalsel

Banjir di Kalsel 2021, Terdampak Banjir Puluhan Sekolah di Tanahlaut Kurangi Jam Belajar Daring

Puluhan sekolah di Kabupaten Tanahlaut yang turut terdampak banjir tidak dapat menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar daring secara memadai

Penulis: Idda Royani | Editor: Syaiful Akhyar
istimewa
Masturi, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanahlaut 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sejak mewabahnya Covid-19 mulai Maret 2020 lalu, seluruh daerah di Indonesia kemudian meliburkan pertemuan tatap mula di sekolah/kampus dan menggantinya secara daring.

Begitu pula di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel). Namun terjadinya bencana banjir besar saat ini, menyebabkan belajar mengajar secara daring terganggu.

Cukup banyak sekolah di Tala yang juga terpapar banjir. Meski pelajaran tatap muka ditiadakan, umumnya guru tetap ngantor karena lebih mudah melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) daring dari sekolah.

Baca juga: Pohon Tumbang di Banjarbaru Timpa Motor Saat Melaju, Pengendaranya Selamat Tapi Sempat Pingsan

Baca juga: MUI Kapuas Dukung Program Vaksinasi Covid-19, Masyarakat Diimbau Terima Pemberian Vaksin

Baca juga: Amankan Harta Benda Pengungsi Kurau-Bumimakmur, Polres Tanahlaut Terjunkan 10 Personel Khusus

Kabar berembus sejumlah sekolah di Tala terpaksa meliburkan KBM daring dikarenakan sekolah kebanjiran. Apalagi sebagian guru juga turut menjadi korban banjir.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Tanahlaut, Masturi, mengatakan tercatat puluhan sekolah di Tala yang turut terdampak banjir. Praktis KBM tak dapat dilaksanakan secara memadai.

"Bukan meliburkan, tapi mengurangi jam belajar mengingat kondisi banjir besar saat ini," paparnya, Selasa (19/1/2021).

Ia menyebutkan updata terkini, terdata sebanyak 45 SD dan 5 SMP yang tersebar pada tujuh kecamatan, yang terdampak banjir.

(Banjarmasinpost.co.ir/roy)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved