Breaking News:

Banjir di Kalsel

Banjir di Kalsel, Rumah Warga Kabupaten HST yang Rusak Diperbaiki, Pemilik Bakal Diinapkan di Hotel

Rumah rusak akibat banjir besar di Kabupaten HST, Provinsi Kalsel, akan dibantu pemerintah untuk diperbaiki dan pemiliknya akan diinapkan di hotel.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI
Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, beri penjelasan setelah mendarat di Lanud Sjamsudin Noor setelah mendatangi daerah terdampak bencana banjir besar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (19/1/2021). 

Sedangkan untuk rumah dengan kondisi rusak sedang, dibantu Rp 25 juta dan rusak ringan Rp 10 juta.

Baca juga: Banjir di Kalsel 2021, Tiga Jembatan Provinsi Rusak

Baca juga: Banjir di Kalsel, UPT Damkar Kabupaten Banjar Gagal Evakuasi Nenek Barlian

Dirinya juga mengaku telah mendapat instruksi Gubernur untuk prioritas bantuan. 

Direncanakan, ada prioritas khusus, baik penanganan bantuan maupun penanganan emosional masyarakat yang terdampak.

Sehingga nanti, ada penanganan dengan instrumen baru untuk memulihkan kondisi dan mengembalikan semangat masyarakat. Misalnya, warga diinapkan di hotel bintang satu, selama rumahnya yang rusak sedang dibangun.

Semena itu Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, berterima kasih atas dukungan Kabupaten Barito Utara provinsi Kalteng yang mendirikan posko di Kabupaten HST.

"Mereka bawa sembako dan peralatan masak. Hampir semua pemerintah tetangga ,kita membantu di sana," ujarnya.

Baca juga: VIDEO Banjir di Kalsel 2021, Warga Kabupaten Banjar Ada yang Pilih Bertahan di Rumah

Baca juga: Mobil RI 1 Berisi Jokowi Terobos Banjir Kalsel Saat Kunjungi Kabupaten Banjar

Ia juga memastikan untuk bantuan sembako di Kalsel sudah sangat memadai. Tinggal pendistribusian saja.

Banjir di Kalsel, lanjut dia,  sudah mulai surut. Hanya tinggal pembenahan agar logistik bantuan bisa didistribusikan dengan maksimal. 

"Kami memantau situasi Martapura, Barabai, Amuntai, Batibati, Kurau dan Kabupaten Barito Kuala atau Batola, air sudah mulai surut. Tinggal pendistribusian sembilan bahan pokok saja lagi," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved