Breaking News:

Antasari Corner

Danrem 101/Ant Dampingi Gubernur serahkan Bantuan Banjir

Bantuan Presiden Joko Widodo untuk korban bencana banjir di wilayah Kalimantan Selatan diserahkan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor

Editor: Royan Naimi
Korem 101 Antasari
Bantuan Presiden Joko Widodo untuk korban bencana banjir di Barabai, Kabupaten HST diserahkan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, di di Stadion Murakata Mandingin Barabai, Selasa (19/1/2021), didampingi Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah dan pejabat lainnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bantuan Presiden Joko Widodo untuk korban bencana banjir di wilayah Kalimantan Selatan diserahkan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, di di Stadion Murakata Mandingin Barabai, Kabupaten HST, Kalsel Selasa (19/1/2021).

Gubernur didampingi Ketua DPRD Kalsel  H Supian HK, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol M Agung Budijono, Deputi Ops BNPB Mayjen TNI Mar B Suryo, Kepala BPBD Kalsel Roy Rizali Anwar dan Wadanlantamal XIII/Trikora Kolonel Mar Nur Aziz.

Dalam penyambutan Bupati HA Chairansyah, memberikan laporan tentang situasi terkini terkait pascabencana banjir yang melanda Hulu Sungai Tengah.

Seperti disampaikan bupati, untuk debit air sungai sudah kembali normal.

Hanya genangan air yang tersisa di beberapa wilayah rendah, seperti di Kecamatan Barabai, Labuan Amas Utara dan Pandawan antara 10 hingga 30 cm.

Bantuan Presiden Joko Widodo untuk korban bencana banjir di Barabai, Kabupaten HST diserahkan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, di di Stadion Murakata Mandingin Barabai, Selasa (19/1/2021), didampingi Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah dan pejabat lainnya.
Bantuan Presiden Joko Widodo untuk korban bencana banjir di Barabai, Kabupaten HST diserahkan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, di di Stadion Murakata Mandingin Barabai, Selasa (19/1/2021), didampingi Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah dan pejabat lainnya. (Korem 101 Antasari)

Begitupun pengungsi, sebagian besar sudah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan.

Namun mereka masih terkendala kekurangan air karena PDAM belum beroperasi.

Sementara perbaikan infrastruktur jalan terus dilakukan untuk membuka longsoran, khususnya jalan yang berada di bawah tebing-tebing agar bisa dilewati, terutama di Kecamatan Hantakan yang merupakan daerah perbukitan.

Sedangkan data sementara musibah banjir, menurut bupati sebagaimana data BPBD HST, meninggal 8 orang, hilang 6, rumah hilang 264, rumah rusak 340, rumah terendam 29.127 buah, KK 29.127 dengan jumlah jiwa 57.624, pengungsi 8.173 orang.

Adapun untuk fasilitas umum yang rusak/terendam: Mesjid 21 buah, Langgar 31, sekolah 28, kantor 13,  dan 7 jembatan. (aol/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved