Breaking News:

Berita Nasional

Indonesia Dilanda Bencana, Komisi IV DPR RI Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal Capai 17 Juta Hektare

Komisi IV DPR pun mengungkapkan fakta kebun dan pertambangan ilegal di hutan Indonesia masing-masing mencapai sekitar 8,4 juta hektare dan 8,7 juta ha

(handout)
Wakil Ketua Komisi IV Dedi Mulyadi saat memimpin rapat dengar pendapat dengan Gubernur Bangka Belitung terkait kerusakan lingkungan, di ruang rapat Komisi IV Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/12/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bencana banjir yang saat ini melanda sejumlah daerah di tanah air menjadi sorotan Komisi IV DPR RI, khususnya bencana banjir di wilayah Kalimantan.

Komisi IV DPR pun mengungkapkan fakta kebun dan pertambangan ilegal di hutan Indonesia masing-masing mencapai sekitar 8,4 juta hektare dan 8,7 juta hektare. Dari jumlah itu, negara dirugikan hingga ratusan triliun.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menjelaskan kebun dan tambang ilegal itu tersebar di sejumlah daerah di Indonesia.

Ia merinci kebun dan tambang ilegal di Kalimantan Tengah masing-masing mencapai 3.934.963 hektare dan 3.570.519,20 hektare. Lalu di Kalimantan Timur kebun ilegal mencapai 750.829 hekatre dan tambang ilegal 774.519 hektare.

Baca juga: VIRAL - Video Tiba-tiba Air Laut Naik ke Darat Bawa Kerikil Hingga Kotori Parkiran Mal di Manado

Baca juga: Banjir Kalsel 2021, Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru Peduli Korban Banjir Kalsel Berikan Bantuan

Selanjutnya di Kalimantan Barat, kebun ilegal memcapai 2.145.846 hekatre dan tambang ilegal 3.602.263 hekatre. Lalu di Kalimantan Selatan, kebun ilegal 370.282,14 hektare dan tambang ilegal 84.972,01 hektare.

Berikutnya di Sulawesi Tengara, kebun ilegal mencapai 20.930 hektare dan tambang ilegal 617.818 hektare. Kemudian di Riau, kebun ilegal mencapai 333.864,08 hektare. Berikutnya di Jambi, kebun ilegal mencapai 298.088 dan tambang ilegal 67.742 hektare. Di Jawa Barat juga kebun ilegal mencapai 683.550 hekatre dan tambang ilegal 328,62 haktare.

Wakil Ketua Komisi IV Dedi Mulyadi saat memimpin rapat dengar pendapat dengan Gubernur Bangka Belitung terkait kerusakan lingkungan, di ruang rapat Komisi IV Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/12/2020).
Wakil Ketua Komisi IV Dedi Mulyadi saat memimpin rapat dengar pendapat dengan Gubernur Bangka Belitung terkait kerusakan lingkungan, di ruang rapat Komisi IV Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/12/2020). ((handout))

Dengan demikian, total luas kebun ilegal di 8 daerah itu mencapai 8.456.772,05 dan tambang ilegal 8.713.167,58 hektare. Jadi total luas kebun dan tambang ilegal di Indonesia mencapai 17.169.939,63.

"Dari total kebun dan tambang ilegal itu, kerugian negara mencapai ratusan triliun," kata Dedi kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (19/1/2021).

Dedi mengatakan, data kebun dan tambang ilegal hasil temuan Komisi IV itu sudah disampaikan dalam rapat kerja dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Kita sampaikan data tentang penggunaan lahan ilegal dengan jumlah fantastis dan kerugian yang jauh lebih fantastis," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved