Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Stok Beras di Pasar Bauntung Banjarbaru Menipis, Pedagang Ancang-ancang Naikan Harga

Ketersediaan beras mulai menipis. Bahkan pedagang berspekulan mulai menaikkan harga meski tipis.

Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Ipiansyah, Pedagang beras di Pasar Bauntung Banjarbaru.  

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ketersediaan beras mulai menipis. Bahkan pedagang berspekulan mulai menaikkan harga meski tipis.

Fitriadi, misalnya. Pedagang beras di Pasar Bauntung Banjarbaru mulai  menaikan harga beras Namun untuk jenis tertentu saja. 

Ia merinci, beras unus yang biasanya dijual Rp 460 ribu per karung sekarang Rp 530 ribu per karung. Sedangkan per liter dijual Rp 11.500 biasanya Rp 10.000.

Untuk jenis mayang biasanya Rp 12.500 per liter dijual Rp 13.000, sedang beras harga Jambon normal.

"Kalau jenis beras Siam kami stok sudah habis, " kata Fitriadi. 

Baca juga: Kalsel Dikepung Banjir, Permintaan Beras di Pasaran Meningkat Signifikan hingga 200 Persen 

Baca juga: Stok Beras di Pasar Pelaihari Menipis, Diperkirakan Hanya Bertahan Dua Pekan Lagi

Baca juga: Diburu Relawan Banjir, Stok Sembako di Tapin Sempat Habis, Kadis Perdagangan : Hari Ini Sudah Normal

Ada pun pedagang lainnya, Ipiansyah menyatakan belum menaikkan harga beras karena masih menjual stok yang lama. 

"Kami jual beras yang paling murah cihirang per liter Rp 7500 se liter. Siam Rp 10. 000 per liter. Kalau Mayang Rp 12.000. Kalau unus Rp 11.000 an," kata Ipiansyah

Dijelaskan Ipiansyah stok yang ada habis sekitar 4 harian.

"Kalau habis kami tergantung petani dan pabrik. Kalau harga di pabrik naik, maka saya juga jual beras di pasar akan dinaikkan juga harga," kata dia. (banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved