Breaking News:

Banjir di Kalsel

VIDEO Banjir di Kalsel, Jalan Desa Tanah Habang Kabupaten Banjar Rusak Parah

Terjangan banjir besar telah menghancurkan ruas jalan Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Ruas Jalan Desa Tanah Habang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk yang telah menjadi korban banjir besar.

Kerusakannya terbilang cukup parah. Lapisan aspalnya retak dan yang terkoyak, akibat tergerus arus deras banjir yang melanda desa tersebut dalam satu pekan terakhir.

Padahal. jalan ini menjadi jalur alternatif bagi pengguna jalan untuk menuju ke kawasan Hulu Sungai atau sebaliknya menuju Kota Martapura, Kota Banjarbaru, pesisir Kalsel atau akan ke Kota Banjarmasin.

Ruas jalan beraspal itu merupakan alternatif pengendara, selama terputusnya Jembatan Salim di ruas Jalan Trans Kalimantan di perbatasan Kecamatan Astambul dan Kecamtan Mataraman, Kabupaten Banjar.

Baca juga: Banjir di Kalsel 2021, KNPI Tapin Datangi Korban yang Mengungsi di Kebun Karet Kabupaten Banjar

Baca juga: VIDEO Banjir di Kalsel, Pengungsi dari Kabupaten Banjar Ini Teringat Gabah Senilai Rp 25 Juta

Sekretaris Desa Tanah Habang, Muhammad Rafik Hariri, mengatakan, akses ini adalah termasuk yang terdekat selama Jembatan Salim terputus akibat terjangan banjir besar.

"Sudah ada pegawai dari Dinas PUPR Kabupaten Banjar yang datang. Mereka mengukur kondisi Jalan Rusak," katanya kepada Banjarmasin Post, Selasa (19/1/2021). 

Akses masuk di Desa Banua Hanyar Danau Salak, Kecamatan Astambul, menuju Gunung Mas, Gunung Ulin, Habang, lalu keluarnya di Bawahan Selan, Kecamatan Mataraman.

"Kendalanya hanya sejumlah titik telah terkoyak akibat gerusan air banjir," imbuh dia.

Baca juga: Banjir di Kalsel 2021, Tiga Jembatan Provinsi Rusak

Baca juga: VIDEO, Kubah Datu Kelampayan di Kabupaten Banjar Aman dari Banjir

Kepadatan arus lalu lintas di jalan alternatif di desa ini, sejak pukul 10.00 Wita hingga malam. 

Untuk memperlancar arus lalu lintas, aparatur Pemerintah Desa Tanah Habang melaksanakan pengarahan kepada para pengendara.

Pemerintah Desa Tanah Habang juga melibatkan pemuda dari Karang Taruna Desa Tanah Habang dan anggota barisan pemadam kebakaran. 

Diakuinya, memang belum ada rambu-rambu peringatan atau petunjuk arah yang terpasang di Jalan Rusak ini.

Truk yang kosong ataupun bermuatan, selalu dicegah agar tidak melintas. Hanya truk bermuatan logistik sembako dan bahan bakar minyak yang dibolehkan.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved