Breaking News:

Berita Banjarmasin

Beredar Teguran Atas Konten yang Memojokkan Sahbirin, DPD KAI Kalsel Pilih Tak Ikut Campur

DPD KAI Provinsi Kalsel lebih memilih untuk fokus dalam upaya membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir besar.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Alpri Widianjono
DPD KAI KALSEL UNTUK BPOST GROUP
Dewan Pengurus Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan untuk korban banjir di empat titik di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Gambar berisi peringatan dan teguran terhadap pihak-pihak yang diduga memojokkan H Sahbirin Noor yang juga merupakan Gubernur Kalsel, diketahui beredar di Aplikasi percakapan WhatsApp sejak Senin (18/1/2021).

Isi teguran dan peringatan dalam gambar tersebut, ditujukan kepada pihak yang diduga membuat atau mengedit konten di media sosial baik foto, video atau narasi yang memuat ujaran kebencian, fitnah dan atau pencemaran nama baik khususnya yang ditujukan kepada H Sahbirin Noor.

Isi lainnya, memperingatkan agar berhenti membuat dan menyebarluaskan konten yang dimaksud, jika tak ingin dilaporkan ke kepolisian atas tindak pidana/kejahatan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dalam gambar yang juga memuat empat nama yang dituliskan sebagai tim kuasa hukum H Sahbirin Noor ini,  terdapat juga pernyataan bahwa sudah ada fakta hukum terkait pihak-pihak yang diduga melakukan hal tersebut.

Meski gambar berisi teguran dan peringatan tersebut sudah sempat beredar di aplikasi percakapan Whatsapp,  namun Kuasa Hukum H Sahbirin Noor, Dr H Syaifudin SH MH saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, tidak membenarkan namun juga tidak membantah kebenaran gambar berisi peringatan yang beredar tersebut.

Baca juga: Link Live Streaming Mata Najwa Dikepung Bencana di Trans 7, Angkat Banjir di Kalsel dan Gempa Sulbar

Baca juga: Banjir di Kalsel, Jembatan Jalan Trans Kalimantan di Kabupaten Banjar Bakal Bisa Dilintasi

"Klarifikasi atas hal tersebut, nantinya kami lakukan setelah musibah banjir ini selesai. Karena kami beranggapan, penanganan dan bantuan kepada masyarakat yang terkena banjir lebih diutamakan dari pada perdebatan masalah tersebut," kata Syaufudin dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Selasa (19/1/2021).

Belakangan, beredarnya gambar berisi teguran dan peringatan tersebut mendapat respons dari beberapa pihak termasuk dari Dewan Pengurus Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Provinsi Kalsel, Junaidi SH., MH.

Pihak DPD KAI Provinsi Kalsel, kata Junaidi, memilih untuk tidak ikut campur terkait beredarnya gambar teguran dan peringatan yang mencantumkan sederet nama kuasa hukum tersebut.

Pasalnya, kata Junaidi, DPD KAI Provinsi Kalsel lebih memilih untuk fokus dalam upaya membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir. ”Sekarang, kami fokus untuk lebih memperhatikan para korban banjir," katanya, Rabu (20/1/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved