Breaking News:

Bisnis Techno

Ketakutan WhatsApp, Mulai Didelete Penggunanya di Hp hingga Promosi Besar-besaran di Koran

Sebagai gantinya, beberapa pengguna WhatsApp dilaporkan mulai beralih ke aplikasi perpesanan lain seperti Telegram dan Signal

Twitter@0m0 Gbolahan
Ilustrasi WhatsApp didelete di Hp 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Sejak perubahan kebijakan privasi diumumkan, WhatsApp mulai ditinggalkan oleh penggunanya.

Hal yang dikritisi dari kebijakan baru ini menyangkut soal keamanan privasi pengguna WhatsApp.

Sebagai gantinya, beberapa pengguna WhatsApp dilaporkan mulai beralih ke aplikasi perpesanan lain seperti Telegram dan Signal.

Alasannya yaitu untuk menghindari "paksaan" WhatsApp agar menyetujui kebijakan privasi terbarunya.

Baca juga: KALAHKAN Whatsapp, Ini Ragam Kelebihan Aplikasi BiP, Video Call 10 Orang & Webnar 50 Kali Sebulan

Bahkan kontroversi kebijakan privasi baru WhatsApp ini tidak hanya terjadi di Indonesia.

Perdebatan ini juga terjadi di sejumlah negara lain, termasuk India dengan pengguna WhatsApp terbesar di dunia.

Pengguna WhatsApp India pun dilaporkan banyak yang mulai menghapus atau delete aplikasi WhatsApp dari ponselnya dan pindah ke aplikasi pesan instan lain seperti Signal dan Telegram.

Baca juga: WhatsApp Mulai Ditinggalkan, Aplikasi Signal dan Telegram Jadi Pilihan

WhatsApp ketakutan kehilangan lebih banyak lagi penggunanya lalu melakukan aksi promosi besar-besaran.

Anak perusahaan Facebook itu mencoba meyakinkan penggunanya di India dengan memasang iklan di beberapa media cetak.

WhatsApp menghabiskan sekitar 10 juta rupee atau sekitar Rp 1,9 miliar (kurs rupiah Rp 192) untuk memasang iklan di setidaknya 10 media cetak berbahasa Inggris dan Hindi.

Halaman
123
Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved