Breaking News:

Berita HST

Warga Swadarma Barabai Kabupaten HST Antre untuk Dapatkan Air Bersih

Warga Barabai, Kabupaten HST, Provinsi Kalsel krisis air bersih karena PDAM belum menyuplai akibat terdampak banjir besar.

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Warga Kompleks Swadarma, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), mengambil air bersih bantuan dari warga Desa Rantau Bujur, Kecamatan Labuanamas Utara, Kabupaten HST, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (20/1/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Meski air leding sebagian sudah mengalir, krisis air bersih masih terjadi di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain pendistribusian belum merata, juga kualitas airnya yang masih keruh berwarna hitam kecokelatan.

Pihak PDAM HST masih bekerja keras memulihkan peralatannya. Sementara air leding belum normal, pasokan air bersih masih dibantu para sukarelawan.

Selain menggunakan mobil tangki, para sukarelawan itu juga memasok air menggunakan mobil pikap yang airnya dibawa menggubakan tandon air 2.000 liter.

Baca juga: Polres HSS & Bahayangkari Bantu Korban Banjir di Barabai HST, Bagi Air Bersih, Makanan, Pakaian

Baca juga: PDAM Kotabaru Kirim Petugas Teknis ke Kabupaten HST, Bantu Pemulihan Jaringan Air Bersih Pascabanjir

Pasokan air antara lain disalurkan ke Kompleks Swadarma dan Gang Manggis, Kota Barabai.

Meski yang dipasok bukan air leding, warga pun rebutan mengisi ember untuk keperluan masak dan mencuci.

Air tersebut dipasok warga Desa Rantau Bujur, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten HST.

"Kami mengambilnya dari sumur di desa kami. Soalnya tidak ada air leding," kata relawan dari Rantau Bujur, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Rombongan Pembawa Bantuan dari Kotabaru untuk Korban Banjir HST Melewati Jalan Loksado

Baca juga: Klub Smote Ireng Tabalong Kerahkan Trail, Angkut Bantuan untuk Korban Banjir HST,

Menurutnya, bantuan ini sebagai partisipasi warga atas krisis air bersih yang dialami warga Barabai.

Meski bukan air leding, warga pun menyatakan bersyukur, ketimbang tidak ada air sama sekali.

"Sebelum ada bantuan, kami pakai air banjir untuk memenuhi keperluan air sehari-hari,"kata warga yang rela antre tiap kali ada bantuan air dipasok para relawan. 

Camat Labuan Amas Utara, M Anhar, mengatakan, pihaknya bersama warga berupaya membantu warga terdampak banjir untuk memenuhi keperluan air bersih bagi warga yang memerlukan.

Baca juga: Banjir di Kalsel, Rumah Warga Kabupaten HST yang Rusak Diperbaiki, Pemilik Bakal Diinapkan di Hotel

Baca juga: Unggah Berita Hoaks Main Hakim Sendiri, Dua Pria HST Ini Diamankan Polisi

"Airnya, air sumur, karena hanya itu yang tersedia," kata Camat kepada Banjarmasinpost.co.id.

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved