Breaking News:

Banjir di Kalsel

Bantu Penangan Banjir di HST, TNI Buka Akses Jalan Akibat Longsor Hingga Dirikan Posko Kesehatan

Musibah banjir dan longsor yang terjadi di Hulu Sungai Tengah (HST) mengakibatkan akses warga terputus. 

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Pendim Barabai untuk BPost
TNI AD membuka akses jalan yang tertutup material tanah longsor di HST 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Musibah banjir dan longsor yang terjadi di Hulu Sungai Tengah (HST) mengakibatkan akses warga terputus. 

Bahkan, tanah longsor memutus jalan yang menghubungkan dua kecamatan yang di Kabupaten HST  di desa Kindingan Kecamatan Hantakan dengan desa Batu Panggung Kecamatan Haruyan.

Babinsa Koramil 1002-07/Pagat Serda Sapto bersama warga masyarakat dan relawan dengan dibantu alat berat membuka jalan yang tertimbun longsor

Serda Sapto mengatakan jalan yang tertimbun longsor tersebut terjadi pada abtu (16/1/2021) malam. 

Baca juga: 8717 Pembudidaya Ikan Terdampak Banjir Kalsel, Kerugian Ditaksir Capai Rp 92 Miliar

Baca juga: Dua Jembatan Terancam Ambrol, Jalan di Ilung Kabupaten HST Amblas

Baca juga: Hari Kedelapan Banjir Kalsel, Jalan Trans Kalimantan di Batola dan Puluhan Komplek Masih Terendam

Dengan memaksimal alat berat, diharapkan timbunan tanah longsor ini dapat segera teratasi. Sehingga jalan dapat dilalui baik oleh kendaraan roda dua dan roda empat.

"Karena kalau mengandalkan tenaga manual atau tenaga manusia hasilnya kurang maksimal," bebernya. 

Sementara itu, sepekan pasca musibah banjir yang melanda Kabupaten HST, Tim Pusat Kesehatan Angkatan Darat, TNI-AD membuka posko kesehatan penanggulangan banjir di Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Posko kesehatan melayani warga masyarakat yang terdampak banjir di desa Kayu Rabah dan Desa Balimau yang didukung oleh Denkesyah 06.04.02 Banjarmasin.

Untuk tenaga kesehatan terdiri dari  Letkol Ckm dr Zaenuddin, dr Fitradiana dari Puskesad Jakarta, Pelda Tawa Hadiman, Serma Abdussalim, Serka Abdurrahman  dari Poskes Barabai dan Sertu Ferry dari Denkesyah Banjarmasin.

Sebanyak 98 pasien terdampak banjir yang mendapat pengobatan oleh tim kesehatan.

Baca juga: Siapkan Makanan untuk Korban Banjir Kalsel, Dapur Umum di Banjarmasin Kesusahan Cari Gas LPG 3 Kg

"Pasien yang berobat dengan diagnosa hipertensi, dermatitis, dispesia, atritis, ispa dan pulpitis," beber kepala Poskes 06.10.09 Barabai Pelda Tawa Hadiman.

Sementara itu ketua tim kesehatan Letkol Ckm dr Zaenuddin mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD kepada warga masyarakat yang tertimpa musibah banjir yang melanda di Kabupaten Hulu Sungai Tengah," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved