Breaking News:

Berita HST

Bupati HST HA Chairansyah: Pengangkutan Sampah Pasca Banjir Bakal Berlanjut ke Bupati Baru

Bupati dan Wakil Bupati HST terpilih hasil pilkada 9 September 2020, Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri, janji tangani pascabanjir bandang dan longsor

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/EKA PERTIWI
Pengangkutan sampah, pasca banjir bandang, di satu sudut Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) terpilih, resmi ditetapkan Komisi Pemilihan Umum setempat di Hotel Madani, Kota Barabai, Kalimantan Selatan, Sabtu (23/1/2021). 

Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil pilkada serentak pada 9 September 2020 adalah Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri

Acara penetapan tersebut juga dihadiri Bupati HST, HA Chairansyah. Ia mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih. 

Ia menyebut, ke depan, akan banyak pekerjaan rumah untuk Bupati dan Wakil Bupati HST yang baru terpilih pada pilkada lalu.

Baca juga: Tak Bisa Lewat Darat, Logistik Korban Banjir di HST Dikirim Menggunakan Perahu hingga Helikopter

Baca juga:  Evakuasi Korban Banjir di HST, Kodim Barabai Ungsikan 60 Orang Lansia

Apalagi, Kabupaten HST baru saja ditimpa bencana besar, Banjir Bandang dan longsor

"Persoalan ke depan, yakni masalah sampah. Masa jabatan kami hingga pertengahan Februari 2021 ini. Kami memperkirakan persoalan sampah hingga sebulan ke depan. Ini tentu akan menjadi pekerjaan rumah bagi bupati terpilih," bebernya. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten HST, M Yani, menyebut, sampah yang ada selama banjir diprediksinya lebih dari 2.500 rit. 

Selama enam hari, pihaknya sudah mengangkut sebanyak 1.250 rit sampah. Ia memprediksi sampah akan bersih hingga tiga pekan ke depan.

Baca juga: Lima Jam Terobos Jalur Pegunungan, Komunitas Rider Trail Tabalong Peduli Salurkan Logistik di HST

Baca juga: Dua Jembatan di HST Terancam Ambrol, Jalan Amblas di Ilung Tak Bisa Dilewati Mobil

"Sampah rumah, paling banyak. Lima rumah, satu truk sampah. Bahkan ada satu rumah, lebih satu truk. Estimasi, tiga pekan ke depan, baru akan selesai. Itu pun dibantu kabupaten tetangga dan relawan lainnya. Jika tidak, maka akan memakan waktu lebih lama," bebernya. 

Pihaknya juga melayani pengambilan sampah mandiri pada saat malam, dengan catatan warga yang menaikkan ke truk sampahnya.

Pihaknya memiliki armada 14 unit, dua eksavator dan satu buldozer untuk di TPA. 

"Petugas kebersihan ada 230 orang, termasuk sopir, petugas taman, petugas listrik TPST dan pasukan sungai,  serta pengelola TPA dan IPLT (limbah tinja)," rincinya.

Baca juga: Banjir di Kalsel, Satlantas Polres Tabalong Beri Bantuan untuk Korban di Kabupaten HST

Baca juga: VIDEO Smote Ireng Tabalong Buka Akses ke Lokasi Terisolir di Hantakan HST

Sementara itu, Bupati HST terpilih, Aulia Oktafiandi, menyebut, banyak tugas yang harus dikerjakan nantinya. Khususnya, pascabencana.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved