Berita Olahraga

Petinju Muda Banjarmasin ini Terus Berlatih untuk Hadapi Event Sarung Tinju Emas

Petinju muda Kota Banjarmasin Michael Jhorico giat berlatih di sasana tinju Pertina Kalsel di kompleks rumah dinas Komandan Korem 101 Antasari

Tayang:
Penulis: Irfani Rahman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Michael saat latihan 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Petinju muda Kota Banjarmasin Michael Jhorico giat berlatih di sasana tinju Pertina Kalsel di kompleks rumah dinas Komandan Korem 101 Antasari di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Bersama para petinju muda lainnya, pria yang kerap disapa Michael ini hampir setiap hari berlatih baik fisik dan teknik.

Bahkan setelah berlatih ia bersama rekan-rekan melakukan sparing partner di bawah intruksi pelatih.

Kala diajak berbincang, Michael yang biasa turun di kelas 49 kg ini mengaku tengah fokus berlatih untuk kejuaran Sarung Tunju Emas (STE) yang rencananya akan berlangsung di Banjarmasin.

Baca juga: Susunan Pemain Juventus Kontra Bologna Dibocorkan Pirlo, De Ligt & Chiellini Siap, Serie A Live RCTI

Baca juga: Link Live Streaming UFC Hari Ini di TV Online Fox Sports 1 via UseeTV, Poirier vs Conor Segera Main

"Memang kalau pertandingan dalam waktu dekat sih belum ada kepastian waktunya, mungkin STE (Sarung Tinju Emas) tapi ini belum ada kepastiannya juga," tutur mahasiswa Uniska ini.

Baginya meski belum ada kepastian, ia pun tetap mempersiapkan diri dengan rutin melakukan latihan.

Agar jika event dilaksanakan ia siap bertarung.

"Pertandingannya belum pasti tapi persiapan mulai sekarang. Jadi tidak kaget kalau jadi pertandingan STE itu," ucapnya.

Pria yang memiliki seabrek prestasi di dunia tinju ini bertinju sejak kelas 4 SD.

"Kenapa aku tertarik jadi petinju karena olahraga tinju menurut saya olahraga yang bagus, peminatnya yang sedikit dan bisa sebagai pertahanan diri," tuturnya

Selain itu dari olahraga tinju banyak kesehatan yang didapat dan peluang untuk juara itu besar karena peminatnya sedikit maka ia memilih olahraga tinju

Bagaimana dengan cidera apakah pernah mengalami? Michael mengungkapkan bahwa cedera itu pasti tapi tidak parah.

"Kadang, cideranya di bagian jempol tangan kanan dan kiri saja karena mukulnya salah saat bertanding.Tidak ada perawatan yang gimana-gimana cuma diistirahatkan saja," tukasnya.

Banyak gelar yang diperolehnya dari dulu hingga sekarang.

Antara lain Juara 3 Kejurnas PPLP di NTT tahun 2016, Juara 1 POPDA di KALSEL tahun 2017, Juara 3 POPNAS di Jawa Tengah tahun 2017.

Juara 1 Kejurnas Yunior and Youth di Bogor tahun 2018 sekaligus menjadi pentinju terbaik, Juara 2 Kejurnas Yunior and Youth di Medan tahun 2019, Juara 1 Kejurnas PPLP di Papua Barat tahun 2019.

(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved