Breaking News:

Berita Batola

Setelah Ditangani BPJN Kalsel, Jembatan Jejangkit Kabupaten Batola Kembali Bisa Dilintasi

Banjir merusak jembatan di Desa Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana, persimpangan Jejangkit, Ray 7, Kabupaten Batola, Provinsi Kalsel.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Warga dan relawan membantu mengarahkan kendaraan saat melintasi jembatan yang telah ditangani kerusakannya, di kawasan persimpangan Jejangkit, Desa Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (24/1/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Kondisi oprit jembatan yang sempat ambles hingga berlubang, kembali normal dan bisa dilewati, di Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan. 

Seperti yang dilaporkan Brigadir Leni Oktavia, anggota Satlantas Polres Batola, setelah berkoordinasi dengan  Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Selatan (BPJN Kalsel) , langsung diadakan penanganan di jembatan itu agar tidak berdampak lebih parah. 

"Telah dilakukan penumpukan material di lubang jalan yang tergerus air banjir dan arus lalu lintas masih terpantau lancar," ucap Leni. Minggu (24/01/2021). 

Berdasarkan pantauan Banjarmasinpost.co.id di lokasi, pada pukul 19.30 Wita, bagian dari jembatan yang rusak itu telah bisa dilewati pada kedua jalurnya. Sebelumnya, hanya bisa dilewati di satu sisi. 

Baca juga: VIDEO Kondisi Oprit Jembatan Jalur Banjarmasin-Batola di Persimpangan Jejangkit Mulai Ambles

Baca juga: Jembatan Pabahanan Berfungsi Kembali, Begini Ungkapan Bupati dan Warga Tala

Baca juga: Normalisasi Jalan Nasional, Denzipur 8/GM dan PJN 1 Kalsel Bangun Dua Jembatan

Baca juga: Sudah Tersambung, Jembatan Bailey di Mataraman Hanya Boleh Dilintasi Roda Dua, Ini Penyebabnya

Jika pengendara roda empat berpapasan, maka diberlakukan buka tutup. Satu di antaranya, di arahkan relawan untuk mengalah. 

Sebelumnya, jembatan yang berada tepat di Desa Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana, persimpangan Jejangkit, Ray 7, ini mengalami kerusakan.

Hal ini di diduga akibat banjir dan dipicu tingginya intensitas kendaraan yang melintas dengan tonase besar beberapa hari ini.

(Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved