Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

Sebanyak 105 Perawat Lulusan Stikes Intan Martapura Kalsel Disumpah

Sumpah terhadap 105 perawat dilaksanakan di Stikes Intan Martapura, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

STIKES INTAN MARTAPURA UNTUK BPSOT GROUP
Sebanyak 105 lulusan Stikes Intan Martapura Kabupaten Banjar, diambil sumpahnya sebagai perawat di Aula Q Mall, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Intan Martapura menyelenggarakan acara pengambilan sumpah perawat angkatan pertama Program Studi Diploma Tiga Keperawatan.

Sebanyak 105 peserta dalam kesempatan tersebut diangkat sumpahnya. Ini setelah tiga tahun mereka berhasil melalui Program Studi Diploma Tiga Keperawatan di Stikes Intan Martapura, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Prosesi angkat sumpah yang dilakukan secara online dan offline tersebut diawali dengan pembacaan sumpah yang dilakukan Plt Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Kalsel, H Dedi Afrizal, S.Kep, Ns, MH. Kemudian, diikuti oleh para peserta. 

"Pengambilan sumpah yang dilakukan secara online dan offline, disebabkan kondisi banjir yang tengah melanda Kalimantan Selatan. Sehingga 89 peserta mengikuti secara offline dan 16 peserta secara online," kata Ketua Stikes Intan Martapura, Hj Zubaidah, SST, S.Kep, MPH Kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (25/1/2021).

Baca juga: STIKES Intan Martapura Peduli Korban Banjir, Galang Donasi dan Salurkan Bantuan ke Sejumlah Desa

Baca juga: Lantik Pejabat STIKES Intan Martapura, Ketua Yayasan Banjar Insan Prestasi Sampaikan Pesan Ini

Dikatakannya, perawat baru haruslah menjadi perawat professional yang berpegang teguh pada prinsip nilai dan moral sesuai dengan standar profesi keperawatan. 

"Saya berharap agar perawat baru ini bisa memiliki jiwa kemandirian dalam menghadapi era globalisasi dengan segala persaingan dan tantangan, sehingga ke depan para perawat bisa menghadapi tantangan. Mengingat,  profesi perawat sedang dalam memperkokoh pondasi profesi, baik itu etikolegal, kompetensi dan profesionalisme," ucapnya.

Sementara itu Plt Ketua DPW PPNI Kalsel, H Dedi Afrizal, S.Kep, Ns, MH mengingatkan kepada para perawat bahwa dengan adanya Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) 148 tahun 2010 tentang Praktik Perawat dan Permenkes 1796 Tahun 2011 tentang Registrasi Tenaga Perawat, perawat dituntut untuk meningkatkan kompetensi. 

Karena itu, Dedi turut mengingatkan kepada perawat baru agar dalam menjalankan praktek perawat harus benar-benar profesional dan sesuai dengan standar. 

Baca juga: Begini Praktik Perawatan Kehamilan Stikes Intan Martapura Saat Pandemi Covid-19

Baca juga: Masih Pandemi, Stikes Intan Martapura Gelar Wisuda Online

Dan ia juga meminta segenap Civitas Akademika Stikes Intan Martapura mengucapkan selamat dan sukses kepada para ahli Madya keperawatan dan senantiasa sukses dalam berkiprah untuk mendarma baktikan diri  kepada masyarakat, nusa dan bangsa dengan tetap menjunjung tinggi nama almamater.

(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved