Breaking News:

Berita HST

Cerita Warga Batu Benawa Kabupaten HST Lolos dari Maut Saat Banjir Bandang

Jembatan putus akibat terjangan banjir bandang di Desa Baru, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten HST, Provinsi Kalsel.

banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Hantakan dan Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, saat Rabu (13/1/2021) malam hingga Kamis (14/1/2021) dini hari, meninggalkan cerita duka tersendiri bagi korbannya. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.OD, BARABAI - Banjir bandang di Kecamatan Hantakan dan Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, saat Rabu (13/1/2021) malam, masih membekas di pikiran Udin.

Dia adalah warga Dusun Waki Desa Baru, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten HST, Kalsel. 

Pasalnya, sesaat setelah menyeberang sungai di Desa Baru, jembatan yang ia lalui putus. 

Putusnya jembatan hanya berlangsung beberapa detik, saat ia sampai ke tepian sungai. Ia teramat sangat bersyukur masih diberi keselamatan saat menyeberangi sungai.

Pasca Banjir, Anggota DPRD HST Minta Pindah Kantor, Lirik Gedung Murakata Barabai

DPRD Targetkan Pelantikan Bupati dan Wabup HST pada 18 Februari Mendatang

"Sampai di seberang, jembatannya putus. Kalau putus, saya tidak tahu apa yang terjadi dengan saya. Airnya berarus deras," ceritanya, Selasa (26/1/2021).

Sedangkan rumahnya, rusak parah akibat terjangan banjir bandang itu.

Udin masih beruntung, selain bisa selamat dari nahasnya putus jembatan, rumah yang ditinggali masih tersisa.

Meskipun, bagian yang tersisa hanyalah bagian dapur. Kalau dinding rumahnya, sudah hilang disapu air.

Beraksi saat Banjir di Banjarmasin, Pencuri Motor Ini Dibekuk saat Mencoba Kabur ke HST

Relawan Ponpes Anwaha Kabupaten Tabalong Angkut Sampah Pascabanjir di Kabupaten HST

Selain rumah, perkakas yang ia miliki juga hilang. Termasuk ranjang, kasur, lemari, kompor, panci, hingga pakaian dalam. 

"Beruntungnya masih bisa selamat. Kalau rumah, masih bisa diperbaiki. Mungkin nanti saya geser. Karena tanahnya, terus tergerus. Kalau saya mempertahankan bangunan rumah ini, bisa ikut longsor," ujarnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved