Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Banjir di Kalsel, Jasa Ekspedisi Pakai Mobil Kecil untuk Antar Paket Pelanggan

Jasa eskpedisi di Kalsel mengantar barang ke pelanggan menggunakan jalan alternatif yang tidak terkena banjir besar.

BANJARMASINPOST.CO.ID/KASPUL ANWAR
ILUSTRASI - Sopir truk, Wardi, menceritakan kesulitan melintasi Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (26/1/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sulitnya akses ke Kalimantan Tengah dan sebelumnya ke Hulu Sungai ketika banjir dan pasca bencana, dirasakan pelaku usaha Jasa ekpedisi. 

Menurut Branch Manager (BM) JNE Banjarmasin Kalimantan Selatan, Depi Heriyanto, Selasa (26/1/2021), sedikit banyak pasti terdampak terkait akses jalan yang sempat terputus. Termasuk, di dalam kota banjarmasin.

"Saat jalan dan jembatan putus kemarin, kiriman tujuan Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Tanah Bumbu, kami alihkan lewat JNE Balikpapan. Dari Balikpapan via darat jalur Tanah Grogot dan proses di kantor perwakilan JNE di Batulicin. Untuk kabupaten di kawasan Hulu Sungai dan sebagian Kalteng, dari balikpapan saya lewatkan Kabupaten Tabalong dan proses sortir di kantor perwakilan JNE di Kota Tanjung Kabupaten Tabalong, " urai Depi Heriyanto

Untuk di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kota Marabahan Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Banjar, tetap dilewatkan di Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru.

Setelah Kios di Pasar Kuripan, Pemko Banjarmasin Incar Titik Lain untuk Normalisasi Sungai Veteran

Banjir di Kalsel, Paskhas TNI AU Antar Logistik ke Lokbuntar Kabupaten Banjar

"Wilayah dalam kota, tetap memaksimalkan pengantaran. Sedangkan untuk wilayah yang tidak memungkinkan diantar pakai mobil dan motor karena terhalang banjir, kami coba menggunakan perahu dan sepeda dengan system drop point menggunakan mobil," kata dia. 

Sementara itu, untuk Kalteng, cakupan wilayah yang masuk koordinasi adalah Kota Tamiang Tayang dan Ampah di Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kota Buntok Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kota Muara Teweh Kabupaten Barito Utara (Barut) dan Kota Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya (Mura, melalui Balikpapan dan proses pemyortiran di Kota Tanjung Kabupaten Tabalong Kalsel. 

"Sekarang, semua sudah normal, Lewat Banjarmasin. Tidak lewat Balikpapan lagi," tandas Depi Heriyanto

Dijelaskan dia, untuk banjir kemarin memang tapi tidak terlalu berdampak besar.

VIDEO Banjir di Kalsel, Bus Bejalanan Banjarmasin Pun Setop Beroperasi

Kapolda Kalsel Tinjau Polsek dan Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar

Meskipun ada beberapa point of sales JNE yang tutup akibat kebanjiran, tapi bisa ke agent JNE yang buka dan ke kantor cabang utama di Jalan Gatot Subroto Banjarmasin. "Untuk barang masuk ke Kalsel, normal,. tidak ada penurunan," sebutnya. 

Adapun Kabag Marketing TIKI Banjarmasin Kalsel, Budian Noor, mengaku untuk hari pertama dan kedua saja ketika banjir ada sedikit kendala dari segi estimasi. "Tapi untuk hari berikutya, karena ada jalan alernatif, Alhamduliah lancar. Untuk kawasan Hulu Sungai, kami lewat jalan alternatif Handil Bakti Kabupaten Batola. Hauling Kabupaten Tapin," sebutnya. 

Lewat jalur alternatif itu, lanjut dia, Tiki menggunakan armada kecil. "Tapi sekarang sudah bisa lewat Martapura  karena jembatan di Mataraman Kabupaten Banjar sudah diperbaiki," sebutnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved