Breaking News:

Banjir di Kalsel

Dampak Banjir di Kabupaten Banjar, Kerugian Komoditas Perternakan dan Perkebunan Hampir Rp 15 Miliar

Banjir yang melanda Kabupaten Banjar berdampak pada komoditas peternakan dan perkebunan. Total kerugian data sementara ditaksir hampir Rp 15 miliar.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Syaiful Akhyar
istimewa
Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar, Ir H Dondit Bekti A 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Lebih sepekan musibah banjir melanda Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan rupanya berdampak pada komoditas peternakan dan perkebunan.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar, H Dondit Bekti A mengungkapkan, Kerugian materi terhadap komoditas peternakan akibat bencana banjir yang melanda mencapai Rp 1.678.135.000

"Untuk kerugian perternakan yang mati, diantaranya itik mencapai 19. 570 ekor, ayam mencapai 4.703 ekor," Kata Dondit Kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (27/1/2021).

Sementara untuk peternakan sapi sebanyak 307 ekor, kambing sebanyak 83 ekor dan puyuh 2.500 ekor bisa di evakuasi.

Perternakan yang terdampak ini ada di beberapa desa, diantaranya untuk ternak sapi itu di Desa Labuan Tabu, Bincau, Abumbun Jaya, Simpang Tiga dan Mangkalawat, sedangkan untuk Kambing dari Desa Jawa.

Kerugian juga berdampak pada komoditas Perkebunan, diantaranya perkebunan Sawit 3.665,15 Hektar, Karet 3.044 Hektar, Kelapa 528 Hektar dan Kopi 296 Hektar, kerugian mencapai Rp. 13.320.000.000.

"Sehingga ditotal-total per 26 Januari 2021, kerugian perternakan dan perkebunan di Kabupaten Banjar yaitu sekitar Rp 14.998.135.000 (atau hampir Rp 15 miliar)," ungkapnya.

(banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved