Breaking News:

Berita Nasional

Honorer Pemprov Kalbar Ditangkap, Unggah di FB Vaksinasi Hancurkan Rakyat Indonesia

Gegara unggahan di facebook, AG (30), pegawai honorer pemerintah provinsi Kalbar yang juga merupakan warga Kota Pontianak berurusan dengan polisi.

Editor: M.Risman Noor
thawornnurak
Ilustrasi Penjara 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berujung urusan pidana. Gegara unggahan di facebook, AG (30), seorang pegawai honorer pemerintah provinsi Kalimantan Barat yang juga merupakan warga Kota Pontianak berurusan dengan polisi.

Sebuah unggahan di Facebook yang menyebut vaksinasi menghancurkan rakyat Indonesia berbuntut panjang.

Polda Kalimantan Barat sudah mengamankan penggunggah di media sosial tersebut.

Dalam unggahannya juga mengatakan, dalam empat hingga enam bulan orang-orang yang divaksin bakal jatuh sakit.

Gunung Merapi Meletus, Puluhan Kali Keluarkan Awan Panas Guguran

Resmi Sudah Kapolri Berganti, Idham Aziz Serahkan Tongkat Komando ke Listyo Sigit Prabowo

Unggahan tersebut menjadi perbincangan warganet.

Petugas patroli siber kepolisian pun akhirnya menemukan tulisan hoaks AG.

Ilustrasi hoaks
Ilustrasi hoaks ((Shutterstock))

Ditangkap, polisi hadirkan saksi ahli ITE Sekitar dua pekan setelah mengunggah komentar tersebut, polisi menangkap AG. Pria 30 tahun itu dibekuk pada Selasa (26/1/2021) pukul 15.30 WIB.

"Karena unggahannya tersebut mengandung muatan berita bohong tentang pemberian vaksin Covid-19, anggota kemudian mengamankan pelaku," tutur Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar Kombes Juda Nusa Putra.

Dalam kasus tersebut, polisi juga mendatangkan sejumlah saksi ahli.

"Kita juga akan memeriksa saksi-saksi, termasuk ahli bahasa, ahli ITE dan ahli forensik," kata dia.

Intip Gaji Jenderal Listyo Sigit Setelah Jadi Kapolri, Cuma Rp 3 - 5 Jutaan & Dilarang Hidup Mewah

Juda menegaskan, AG telah mengunggah berita bohong dan menyesatkan terkait vaksinasi.

Sebab, tanpa dasar yang jelas, pelaku menyebut vaksin Covid-19 menghancurkan rakyat Indonesia.

Atas perbuatannya, AG dijerat Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. "Saat ini proses pemeriksaan dan pemberkasan masih berlangsung," kata dia. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul  hoaks-vaksin-covid-19-hancurkan-rakyat-indonesia-dalam-4-bulan-bermula

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved