Breaking News:

Lifestyle

Arloji Ular Mewah Bertahtakan Berlian dari Bvlgari, Harganya Mencapai Rp 2 Miliar

Bahkan tahun ini Serpenti -- yang menjadi motif populer dari Bvlgari-- dihadirkan kembali dalam seri Serpenti Spiga.

Bvlgari
Bvlgari Serpenti Spiga 2021 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Bvlgari telah menjadikan bentuk ular sebagai simbol dari koleksi Serpenti sejak puluhan tahun yang lalu yang diwujudkan ke dalam bentuk jam tangan dan perhiasan.

Tahun 2021 ini mereka kembali melansir tiga desain jam tangan bentuk hewan tersebut, dengan sejumlah variasi yang berbeda-beda

Seperti diketahui Serpenti adalah jam tangan yang identik dengan Bvlgari.

Sejak akhir 1960-an, pembuat perhiasan dari Italia itu telah berulang kali menciptakan jam tangan berbentuk gelang tersebut dalam berbagai gaya.

Jam Tangan Mahal Arsy Bikin Ashanty dan Anang Adu Mulut, Ternyata Ini Pemicunya

Usai Dapat Jam Tangan Mewah dan Uang Tunai dari Artis, Alwi Bahagia Dapat Sepatu dari Denny Cagur

TATAPAN Pedagang Durian Lihat Saingannya Lebih Laris Videonya Viral, Semangat Rezeki Sudah Diatur

Bahkan tahun ini Serpenti -- yang menjadi motif populer dari Bvlgari-- dihadirkan kembali dalam seri Serpenti Spiga.

Serpenti yang berarti ular, merujuk pada bentuk melingkar pada gelang jam tangan dan case yang menyerupai kepala hewan melata itu. Sedangkan Spiga artinya gandum, karena pola sambungan bergelombang pada gelang jam tangan ini menyerupai susunan bulir gandum.

Bila ular melambangkan pembaharuan dan penyembuhan, maka gandum adalah simbol kesuburan dan kemakmuran yang banyak dijumpai dalam mitologi Romawi dan Yunani. Gandum juga dikaitkan dengan pernikahan dalam budaya kuno tersebut.

Bvlgari Serpenti Spiga High Jewellery 2021
Bvlgari Serpenti Spiga High Jewellery 2021 (Bvlgari)

Adapun tiga edisi Serpenti Spiga yang diluncurkan kali ini mewakili evolusi gaya Serpenti. Ketiganya dihiasi emas dan berlian dengan pola menarik yang menunjukkan keahlian Bvlgari dalam membuat perhiasan berkelas.

Bagian gelangnya menggunakan pola berulang yang disusun secara modular atau per bagian. Modul ini dirakit satu per satu, untuk membuat agar gelang tersebut fleksibel sehingga mudah dikenakan.

Karena perakitan dilakukan dengan tangan, maka prosesnya membutuhkan berjam-jam pengerjaan yang memerlukan kecermatan, misalnya dalam merangkai elemen modular yang memiliki pegas fleksibel sebagai pengunci.

Halaman
12
Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved