BWF World Tour Finals 2020

BWF World Tour Finals 2020 : Greysia Polii/Apriyani Rahayu Menang di Babak Perdana, Kalahkan Korsel

Greysia Polii/Apriyani menang atas Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea Selatan). Greysia/Apriyani menang 21-17.

Editor: M.Risman Noor
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Greysia - Apriyani juara ganda putri setelah menang 18-21, 21-11, dan 23-21. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Awal manis dilalui pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu pada laga perdana Grup A BWF World Tour Finals 2020. Bertanding di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Rabu (27/1/2021),

Greysia Polii/Apriyani menang atas Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea Selatan). Greysia/Apriyani menang 21-17, 22-24, 21-15, dalam tempo permainan 94 menit, Greysia/Apriyani Ukir Rekor di BWF World Tour Finals.

Hasil itu membuat Greysia/Apriyani berhasil revans atas Lee So Hee/Shin Seung Chan.

Sebelumnya, mereka menelan kekalahan dari wakil Korea Selatan itu pada semifinal Thailand Open II pekan lalu.

Hasil BWF World Tour Finals 2020, Greysia/Apriyani Lanjut ke Babak Selanjutnya

Sheffield United Taklukkan MU di Old Trafford, Setan Merah Gagal Geser Posisi Man City

Messi Cetak Gol di Ajang Copa del Rey, Barca Redam Rayo Vallecano

Selain itu, kemenangan atas Lee/Shin sekaligus mengukir rekor pribadi untuk Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Menurut data BWF, Greysia/Apriyani merupakan pemain Indonesia yang bertanding dengan durasi pertandingan terlama sepanjang turnamen BWF World Tour Finals.

Greysia Polii memecahkan rekornya sendiri saat berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari, pada BWF Super Series Finals (sekarang BWF World Tour Finals) tahun 2014.

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, tampil pada babak pertama All England Open 2019 di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (6/3/2019).
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, tampil pada babak pertama All England Open 2019 di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (6/3/2019). (BADMINTON INDONESIA)

Kala itu, Greysia/Nitya bertanding 93 menit melawan Reika Kakiiwa/Miyuki Maeda (Jepang). Kedua pasangan tersebut bentrok pada hari pertama BWF Super Series Finals (saat ini BWF World Tour Finals) tahun 2014.

Punya banyak pengalaman di ganda putri, Greysia Polii pun mengaku sudah terbiasa jika harus melakoni pertandingan dengan durasi yang panjang.

"Dari dulu kan di ganda putri sudah seperti ini mainnya, durasi pertandingannya panjang," kata Greysia Polii dilansir dari Badminton Indonesia.

"Jadi sudah terbiasa, sudah mati rasa. Hahaha...," tuturnya melanjutkan.

Ancaman Lukaku ke AC Milan dalam Perburuan Scudetto Serie A, Selalu Jebol Gawang Rossonerri

Meski baru saja melewati pertandingan panjang dan menguras tenaga, Greysia menegaskan bahwa ia dan Apriyani tak mau kehilangan fokus. Mereka pun siap menghadapi pertandingan berikutnya.

"Kami harus melupakannya dan berada pada (kondisi) 100 persen," ujar Greysia.

"Kami tidak bisa hanya 99 persen."

Pebiliar Kalsel Jendy Apriadana Optimis Raih Medali di PON XX Papua

"Jika kami kehilangan 1 persen fokus, pertandingan akan hilang," kata dia menambahkan.

"Kami bermain 94 menit hari ini, tidak apa-apa! Kami siap untuk besok," ucap Greysia menegaskan.

Pada matchday kedua Grup A sektor ganda putri BWF World Tour Finals 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dijadwalkan bakal menghadapi wakil Malaysia, Vivian Hoo/Yap Cheng Wen, pada Kamis (28/1/2021).

Artikel ini sudah tayang di kompas.com tanding-94-menit-greysia-apriyani-ukir-rekor-di-bwf-world-tour-finals

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved