Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Pertamina Tambah Armada Truk Tangki BBM dan LPG untuk Suplai ke Hulu Sungai Kalsel

Penambahan truk tangki BBM dan LPG dikarenakan jalur dari Banjarmasin ke hulu sungai, Kalsel, terhamnbat akses rusak akibat banjir besar.

Pertamina untuk BPost
Pengiriman BBM dan LPG ke Hulu Sungai, Kalimantan Selatan, melalui jalur alternatif, untuk hindari kawasan banjir. terkendala kondisi jalan yang rusak. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU -  Banjir di sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Selatan membuat Pertamina harus ekstra memastikan BBM sampai tujuan.

Terlebih, akses jembatan di Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, masih belum bisa sepenuhnya normal.

Terkait ini, Sales area manager PT Pertamina Kalselteng, Nandiwardhana Destrianto, pada sesi zoom di Posko  Penanggulangan Bencana BPBD Kalsel dengan TNI dan Polri, Rabu (27/1/2021), menyampaikan suplai BBM dan LPG tidak gunakan LCT.

Pertamina, kata dia, menyewa khusus untuk pengiriman BBM dan LPG ke kawasan Hulu Sungai Kalsel.

Juga di tiga kabupaten wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Murung Raya.

Monitoring Ketersediaan Stok BBM, Polres Tabalong Datangi Sejumlah SPBU di Kabupaten Tabalong

Demo Supir Truk, Anggota DPRD Kalsel ini Minta Prioritaskan Truk BBM dan Sembako

"Sehingga, Pertamina tidak dijadikan alasan mengganggu angkutan transportasi lainnya," tandas Nandiwardhana Destrianto.

Disampaikan pula,  guna memaksimalkan lagi mobilisasi ke kawasan Hulu Sungai, Pertamina kerahkan lima Truk Tangki BBM dan LPG.

Disuplainya, dari Balikpapan Provinsi Kaltim, melalui jalur darat ke Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Balangan Kalsel. "Tiap hari, lima mobil tangki," sebut Nandiwardhana Destrianto.

Kemudian dari Banjarmasin, sambungnya, setiap hari Pertamina adakan tambahan Truk Tangki BBM di antara 15 sampai 20 unit ke arah kawasan Hulu Sungai.

"Ini sebagai antisipasi dengan masih sebagai belum berfungsinya jembatan Mataraman, itu dilakukan karena kondisi saat ini waktu tempuh mobil tangki yang biasanya dari Banjarmasin ke Kabupaten Tabalong 9 sampai 10 jam, saat ini bisa sampai 15-16 jam," sebutnya.

Banjir di Kalsel 2021, BBM Eceran di Pelaihari Kabupaten Tala Mulai Sulit Didapat

VIDEO Jalur Sungai Tabuk Rusak Parah, Truk Sembako dan BBM Terpaksa Gunakan Jasa Ferry Penyebrangan

Terkait untuk permintaan bahan bakar BBM untuk dikirim ke Desa Datar Rajab Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dijelaskan Nandiwardhana Destrianto, sudah dipersiapkan 1.000 liter solar pertamina Dex. 600 liter Pertamax dan 600 liter minyak tanah.

"Pertamax bisa dipakai untuk mengoperasikan genset, kendaraan trail dan mesin gergaji untuk pembersihan di wilayah saja. Untuk minyak tanah bisa dipakai alternatif bahan bakar bagi masyarakat di Datar Rajab. Sedangkan solar 1.000 liter bisa digunakan alat berat," rinci dia.

Bahan bakar tersebut, sambungnya, sudah disiapkan di Lanud Syamsudin Noor untuk dikirim via udara dengan bantuan Lanud Sjamsudin Noor ke kawasan tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved