Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Harga Emas Relatif Stabil, Tren Transaksi di Tengah Dampak Banjir Didominasi Aksi Jual Emas

Harga emas saat ini relatif stabil, namun karena kondisi musibah banjir maka banyak masyarakat pemilik emas yang menjual perhiasannya.

banjarmasinpost.co.id/dok
Transaksi emas di Toko Taisar Emas di Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Harga emas saat ini relatif stabil, namun karena kondisi musibah banjir maka banyak masyarakat pemilik emas yang menjual perhiasannya.

Dikatakan pemilik Toko Emas Taisir I, Sentra Antasari, H Dani, dalam tiga minggu terakhir ini harga emas hampir stabil, namun tren di masyarakat lebih banyak yang menjual emas.

Bahkan saat Kalsel dilanda banjir membuat masyarakat menjual emas semakin meningkat hingga 70 persen, sedangkan yang membeli hanya 30 persen.

"Untuk emas 999 yang beli berkisar 40 persen dan jual 60 persen. Tetapi sekarang orang banyak beli emas muda yakni emas 700 dan 420," jelas Dani.

Warga Terdampak Banjir di HSS Dapat Bantuan Papan dan Balokan, Segini Besarannya

Pedagang Musiman Durian Mulai Marak di Banjarbaru, Namun Harga Durian Masih Relatif Mahal

Masyarakat Diimbau Waspada Virus Nipah, Ditularkan dari Ternak Babi

Harga emas batangan 999 Rp 835.000 per gram, emas perhiasan 999 Rp 850000/gram,
emas 750 Rp725.000, emas 700 Rp 680.000/gram, emas 420 Rp 380.000/gram.

Maimunah, warga Belitung, Banjarmasin, mengatakan, ia menginvestasi emas untuk mengantisipasi masalah keuangan. Saat ini memang dia tidak beli emas lagi, karena kondisi keuangan.

"Saya sudah beberapa kali menjual simpanan emas, karena terdesak keperluan," ujarnya.

Erna, warga Guntung Payung, Banjarbaru, pemilik emas, mengatakan, bersyukur memiliki perhiasan emas karena sangat mudah dijual.

Apalagi sejak corona banyak keperluan rumah tangga, ditambah lagi musibah banjir, sebagai pelaku UKM ia hanya mengandalkan harta yang ada saja.

"Mau tidak mau terpaksa jual emas supaya segera dapat uang," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved