Breaking News:

TECHNO

LOGIN WhatsApp Web Harus Scan Sidik Jari atau Wajah, Ini Jawaban WhatsApp Soal Keamanan Data

Whatsapp wajibkan pengguna untuk memindai sidik jari atau wajah saat akan login dan melakukan sinkronisasi ke dalam WhatsApp desktop atau web

Shutterstock/Antonio Salaverry
Ilustrasi Whatsapp di Hp dan Personal Computer (PC).LOGIN WhatsApp Web Kini Harus Scan Sidik Jari atau Wajah, Ini Jawaban WhatsApp Soal Keamanan Data 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Aplikasi perpesanan populer, WhatsApp memperkenalkan fitur keamanan baru. Fitur ini mewajibkan pengguna untuk memindai sidik jari atau wajah saat akan login atau masuk dan melakukan sinkronisasi ke dalam WhatsApp desktop atau web.

Sebelumnya WhatsApp hanya meminta pindaian kode QR, saat akan menyinkronkan ke WhatsApp versi web dan desktop.

Fitur baru dari WhatsApp ini pun mendulang pro dan kontra. Muncul pertanyaan terkait keamanan biometrik, juga kekhawatiran bahwa WhatsApp akan mengumpulkan data pindaian wajah dan sidik jari pengguna.

Menjawab kekhawatiran tersebut, WhatsApp mengklaim pihaknya tidak akan bisa mengakses informasi biometrik yang tersimpan di dalam ponsel pengguna.

Fakta Sebenarnya WA GB yang Jadi Sorotan Warganet Hingga Jadi Trending Topic Twitter

Pengguna Kaget, Tiba-tiba Muncul Pemberitahuan WhatsApp di Status, Maksudnya Apa Ya?

Samsung Galaxy A32 5G Resmi Diluncurkan, Segini Harga Smartphone Terbaru Samsung

"Otentikasi (biometrik) dilakukan oleh sistem operasi perangkat Anda menggunakan biometrik yang tersimpan di sana. WhatsApp tidak dapat mengakses informasi biometrik yang tersimpan oleh sistem operasi perangkat Anda," tulis WhatsApp di laman FAQ.

Dirangkum KompasTekno dari Tech Crunch, Jumat (29/1/2021), WhatsApp mengatakan pihaknya menggunakan API otentikasi biometrik standar seperti yang dilakukan aplikasi keamanan lainnya, termasuk aplikasi perbankan.

Ilustrasi Whatsapp di Hp dan Personal Computer (PC).
Ilustrasi Whatsapp di Hp dan Personal Computer (PC). (Shutterstock/Antonio Salaverry)

WhatsApp mengatakan fitur otentikasi biometrik ini digulirkan untuk melapisi fitur kemanan yang sudah ada sebelumnya.

Fitur kemanan yang dimaksud adalah notifikasi ketika ada aktivitas login di WhatsApp web atau dekstop, serta pengaturan untuk keluar dari semua perangkat yang terhubung dengan akun melalui WhatsApp versi mobile.

Fitur otentikasi biometrik di WhatsApp web dan desktop baru akan mulai diberlakukan dalam beberapa minggu mendatang.

Nantinya, biometrik yang dianggap sah adalah sidik jari maupun wajah yang telah didaftarkan di masing-masing ponsel pengguna. Setelah lolos verifikasi biometrik, barulah pengguna bisa memindai kode QR untuk melanjutkan login.

Fitur keamanan berbasis pemindaian wajah dan sidik jari hanya akan berfungsi pada ponsel yang mendukung dan mengaktifkan otentikasi biometrik, yakni iPhone dengan iOS 14 ke atas serta sejumlah perangkat Android yang kompatibel

"Tambahan lapisan keamanan ini akan meminimalisasi kemungkinan orang lain untuk menyinkronkan akun ke perangkat lain tanpa sepengetahuan pemiliknya," kata WhatsApp dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Kamis (28/1/2021).

Harga Smartphone Xiaomi Terbaru Desember 2020, Redmi 8 Cuma Rp 1 Jutaan

Galaxy S21 dan Oppo Reno5 Laris Manis Diorder Warga Sebelum Barang Datang di Kalsel

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Login WhatsApp Web Harus Scan Wajah atau Sidik Jari, Amankah?"

Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved