Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Layanan Dompet Digital Untuk Pajak Daerah Masih dalam Tahap Uji Sofware. 

Layanan dompet digital berbasis aplikasi yang dijanjikan oleh Pemprov Kalsel di 2021 guna peningkatan pendapatan asli daerah terus dikaji. 

Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Perpajakan Daerah (P3D) Bakeuda Kalsel, Rustamaji.  

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Layanan dompet digital berbasis aplikasi yang dijanjikan oleh Pemprov Kalsel di 2021 guna peningkatan pendapatan asli daerah terus dikaji. 

Meski peluncuran layanan khusus pembayaran berbasis digital ini sempat mengalami penundaan akibat wabah COVID-19. Namun tetap layanan dompet digital akan direalisakan di 2021.

Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Perpajakan Daerah (P3D) Bakeuda Kalsel, Rustamaji, Minggu (31/1/2021) mengatakan sebelum melakukan peluncuran aplikasi tersebut, Pemprov Kalsel terlebih dahulu akan menganalisa sofware yang dimiliki melalui dukungan penuh dari pihak Bank Kalsel.

"Jadi proyek digitalisasi ini diawali terlebih dahulu harus mengetahui kesiapan aplikasi atau softwarenya dan ini tentu telah didukung oleh Bank Kalsel," ujarnya, kata Rustamaji. 

Pemprov Kalsel Optimalkan Kemudahan Layanan Pajak Melalui Teknologi Digital

Entrepreneur Ormas Islam Tala Terpacu Kembangkan Usaha Pascaikuti Webinar Digital Marketing

Layanan dompet digital yang dimaksud, Ia pun menyebutkan, bahwa Pempov Kalsel telah menyiapkan Perjanjian Kerja sama (PKS) dengan perusahaan unicorn berskala besar, sebut saja, Tokopedia dan Gopay yang bakal dipastikan menjadi gandengan mitra kerjasama dari pihaknya.

"Bank Kalsel juga telah melakukan dengan dua perusahaan ini, tidak menutup kemungkinan pula bahwa ada unicorn lain dan hal tersebut dilakukan sama dengan layanan di kesamsatan," paparnya.

Rustamaji pun menegaskan, terkait adanya kerjasama ini sepenuhnya telah diketahui oleh Kepala Badan Keuangan Daerah, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalsel dan Jasa Raharja beserta jajaran dari Bank Kalsel.

"Dan kesepakatan ini juga telah kami tuangkan dalam PKS dengan harapan pada soft lanching dan implementasi secara komprehensif di seluruh Samsat di Kalimantan Selatan nanti bisa digunakan," bebernya.

Soal kesiapan, Ia menuturkan Pemprov dan Bank Kalsel hanya tinggal melakukan koordinasi dan komunikasi secara lebih persuasif.

Yang mana, apabila telah berhasil diluncurkan maka kedua belah pihak hanya tinggal melakukan langkah serta proses implementasi saja.

"Sehingga atas komitmen bersama, kita tanda tangani PKSnya tinggal pelaksanaan implementasi saja," tandasnya. 

Daftar Forbes Asias 100 Digital Stars Dirilis, Agnez Mo, Raisa dan Cinta Laura Masuk

Hingga kini, peluncuran atau soft launching dompet digital berbasis aplikasi ini pun belum diketahui kapan akan dilaksanakan.

Akan tetapi, Pemprov Kalsel memastikan penggunaan dari aplikasi yang disediakan nanti secepatnya bisa diakses di 2021 agar bisa dipakai untuk melakukan pembayaran pajak daerah khusus ke Samsatan. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved