Pemblokiran Rekening FPI

PPATK Serahkan Analisis 92 Rekening FPI dan Afiliasinya ke Polri, Diduga Ada Pelanggaran Hukum

PPATK mengaku sudah menyerahkan hasil analisis dan pemeriksaan terhadap 92 rekening FPI dan afiliasinya tersebut kepada penyidik Polri.

KOMPAS.com/Ihsanuddin
Logo FPI masih terpampang di Markas FPI, Petamburan III, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pusat Pelaporan Analisi Transaksi Keuangan (PPATK) sudah rampung melakukan analisis transaksi terhadap 92 rekening FPI dan afiliasinya.

Hasil analisis rekening FPI dan afiliasinya itu pun diserahkan ke Mabes Polri untuk tindak lanjut hukumnya.

Menurut Kepala PPATK Dian Erdiana Rae penyelesaian analisis rekening FPI dan afiliasinya itu dilakukan sesuai dengan kewenangan dan jangka waktu yang diberikan oleh Undang-Undang.

Kasihan Lihat Sopir Truk Berhari-hari Terjebak Macet, Relawan Mataraman Bagikan 200 Nasi Bungkus

Pandemi Covid-19, Warga Desa Kasiau Raya Tabalong Tetap Produktif Kembangkan Pertanian

“PPATK telah menyelesaikan proses analisis dan pemeriksaan terhadap 92 rekening FPI dan pihak terkait FPI yang telah dilakukan proses penghentian sementara transaksi," kata Kepala PPATK Dian Erdiana Rae kepada wartawan, Minggu (31/1/2021).

Lanjut dia, tindakan penghentian transaksi yang dilakukan PPATK dilakukan dalam rangka memberikan waktu yang cukup bagi PPATK untuk melakukan analisis dan pemeriksaan atas rekening-rekening tersebut setelah ditetapkannya FPI sebagai organisasi terlarang.

PPATK pun mengaku sudah menyerahkan hasil analisis dan pemeriksaan terhadap 92 rekening FPI dan afiliasinya tersebut kepada penyidik Polri.

Kepala PPATK Dian Erdiana Rae
Kepala PPATK Dian Erdiana Rae (Tribunnews.com / Syahrizal Sidik)

"Hasil analisis dan hasil pemeriksaan atas rekening-rekening tersebut telah disampaikan kepada Penyidik Polri untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangannya," ujarnya.

Saat ini, Polri akan menindaklanjuti hasi analisis PPATK tersebut yang diduga ada perbuatan melawan hukum.

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan penyidik Polri, diketahui adanya beberapa rekening yang akan ditindaklanjuti penyidik Polri dengan proses pemblokiran karena adanya dugaan perbuatan melawan hukum," kata Dian Erdiana Rae.

Seiring dengan diserahkannya hasil analisis dan pemeriksaan 92 rekening FPI dan afiliasinya tersebut, PPATK tetap akan memberikan dukungan dan berkoordinasi dengan penyidik Polri mengenai adanya dugaan perbuatan melawan hukum terkait transaksi yang dilakukan.

"PPATK masih tetap dapat melakukan fungsi intelejen keuangan berdasarkan UU No 8 Tahun 2010 dan UU No 9 Tahun 2013 terhadap rekening-rekening terkait apabila di kemudian hari menerima Laporan Transaksi Keuangan yang Mencurigakan (LTKM) dan atau sumber informasi lainnya," katanya.

Wujudkan Ketahanan Pangan Hadapi Pandemi-19, Desa Kasiau Raya Tabalong Lakukan Cara Ini

Besok Ditutup, Segera Registrasi Akun LTMPT Tahap I di portal.ltmpt.ac.id

Sebelumnya Kepala PPATK Dian Ediana Rae mengatakan terdapat transaksi ke luar negeri dalam rekening Front Pembela Islam (FPI).

"Iya itu betul," ujar Dian kepada Tribunnews, Senin (25/1/2021).

Dian membenarkan adanya transaksi ke luar negeri dari rekening FPI.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved