Dekorasi Rumah
Berawal dari Online, Futiha Studio Buka Toko Offline Saat Pandemi
Owner Futiha Studio, Khalilah Nur Azmy menuturkan, awalnya penjualan Futiha Studio hanya secara online.
Penulis: Mariana | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dibalik duka dan terpuruknya perekonomian imbas pandemi Covid-19, sejumlah sektor bisnis justru mendapat untung berlimpah.
Selain bisnis tanaman hias dan ikan hias yang menajdi primadona selama pandemi, bisnis dekorasi dinding juga diminati.
Owner Futiha Studio, Khalilah Nur Azmy menuturkan, awalnya penjualan Futiha Studio hanya secara online.
Seiring meningkatnya permintaan dari konsumen ia pun memutuskan membuka toko offline.
"Pertimbangan membuka toko offline ketika pandemi, karena orang-orang sebagian besar kerja dari rumah atau work from home, nah jadi pas di rumah saja orang-orang akan memperhatikan rumah, dari segi kebersihan juga keindahan," kata Azmy.
• Dekorasi Dinding Gunakan Wallsticker, Upah Pasangnya Mulai Rp 35.000 Per Meter
• Model Banjarmasin Ini Pilih Jadi Model Berhijab, Juga Tekuni Usaha Kuliner dan Dekorasi Ultah
Selama pandemi penjualan pun lancar dan justru keuntungan bertambah besar dibandingkan sebelum pandemi.
Di tempatnya, wallpaper stiker lebih laris karena lebih mudah dan praktis. Harganya mulai 45.000-50.000 per roll ukuran 45 cm x 9,5 meter.
Sedangkan wallpaper premium dibanderol Rp 130.000-180.000 per roll, lebih mahal karena bahannya lebih tebal dan memiliki efek motif timbul. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/toko-dekorasi-futiha-studio-a.jpg)