Breaking News:

Berita Nasional

Nama Moeldoko Disebut Andi Arief Sebagai Orang Dekat Jokowi yang Dimaksud AHY

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief menyebut Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko merupakan pejabat negara yang dimaksud AHY

(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief.Nama Moeldoko Disebut Andi Arief Sebagai Orang Dekat Jokowi yang Dimaksud AHY 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal adanya gerakan politik inkonstitusional yang berupaya merebut kepemimpinan partainya secara paksa bikin heboh.

Terlebih, tanpa tedeng aling-aling AHY juga menyebut ada lima orang yang diduga terlibat dalam gerakan itu, salah satunya pejabat tinggi pemerintahan kabinet Jokowi.

AHY bahkan mengaku telah menyurati Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk memberikan penjelasan terkait masalah itu.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief menyebut Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko merupakan pejabat negara yang ingin mengambil kepemimpinan Partai Demokrat dari tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY Sebut Dugaan Pejabat di Lingkaran Jokowi Goyang Partai Demokrat, Politisi PDIP: Buktikan Saja

Inilah 5 Orang yang Coba Kudeta di Partai Demokrat, AHY: Salah Satunya Pejabat Tinggi Pemerintah

Hal itu diungkapkan Andi Arief melalui cuitan akun Twitter pribadinya, @Andiarief_, Senin (1/2/2021) malam.

"Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di Demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko," ungkap Andi Arief.

Andi Arief juga menyebut alasan AHY berkirim surat kepada Jokowi meminta konfirmasi dan klarifikasi.

"Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi," ujarnya.

Cuitan akun Twitter Andi Arief, Senin (1/2/2021) malam.
Cuitan akun Twitter Andi Arief, Senin (1/2/2021) malam. (Twitter/@Andiarief_)

Sebelumnya diberitakan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan dirinya telah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (1/2/2021) pagi.

Tujuan AHY menyurati Jokowi ialah untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi terkait informasi adanya gerakan politik inkonstutional yang bermaksud untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa.

Halaman
123
Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved